This study, employing a PRISMA-based Systematic Literature Review (SLR) approach, aims to identify and categorize the key dimensions of digital service quality in the banking sector amidst the shift in customer preferences from physical to digital services. Out of 56 articles initially identified, a rigorous selection process based on inclusion and exclusion criteria was conducted, resulting 11 high reputable scientific articles (Q1 and Q2) published between 2016 and 2025 as the basis for analysis. The results demonstrate that digital banking service quality can be grouped into three main dimensional categories: the technical and system infrastructure dimension (cybersecurity, system reliability, and operational speed); the emotional and socio-contextual experience dimension (convenience, digital brand image, and the autonomy of artificial intelligence/AI features); and the omnichannel integration dimension. Furthermore, this study indicates a methodological shift in bank service quality assessment, moving from conventional, reactive questionnaires toward the proactive utilization of real-time customer review big data driven by machine learning. Consequently, future research is recommended to conduct empirical quantitative testing on app store reviews, while incorporating moderating variables such as digital financial literacy, age, and cyber fraud risks. Keywords: Customer Satisfaction, Service Quality, Digital Banking. Abstrak Penelitian kualitatif dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengategorikan dimensi kualitas layanan digital pada sektor perbankan di tengah pergeseran preferensi nasabah dari layanan fisik ke digital. Dari total 56 artikel yang teridentifikasi pada tahap awal, dilakukan proses seleksi ketat berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi hingga menghasilkan 11 artikel ilmiah utama bereputasi tinggi (Q1 – Q3) yang terpublikasi pada periode 2016-2025 sebagai dasar analisis. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa kualitas layanan digital perbankan dikelompokkan ke dalam tiga kategori dimensi utama, yaitu dimensi teknis dan infrastruktur sistem (keamanan siber, keandalan sistem, dan kecepatan operasional), dimensi pengalaman emosional dan sosio-kontekstual (kenyamanan, citra merek digital, dan kemandirian fitur kecerdasan buatan/AI), serta dimensi integrasi saluran (omnichannel integration). Selain itu, penelitian ini juga mengindikasikan adanya perubahan dalam penilaian kualitas layanan bank, darikuesioner konvensional menjadi ke pemanfaatan data massal (big data) ulasan nasabah secara real-time berbasis machine learning. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan pengujian kuantitatif pada ulasan aplikasi, serta mempertimbangkan variabel moderasi seperti literasi keuangan digital, usia, dan risiko penipuan siber. Kata Kunci: Kepuasan Nasabah, Kualitas Layanan, Perbankan Digital