Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pengaruh Multi-Generasi, Karakteristik Individu dan Kompetensi Pegawai Terhadap Kinerja Pegawai melalui Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening pada Kementerian Pertanian Republik Indonesia Tahun 2024 Zulbahri Zulbahri; Herry Krisnandi
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung variabel multi-generasi, karakteristik individu dan kompetensi pegawai terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Metode simple random sampling berdasarkan teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis Structural Equation Model (SEM) yang dioperasikan melalui program Partial Least Square (PLS) dengan menggunakan software SmartPLS. Analisis SEM dilakukan dengan terlebih dahulu melakukan uji validitas dan reliabilitas atas setiap bagian pertanyaan dari variabel yang akan diteliti. Sampel dalam penelitian ini adalah 150 orang. Pengukuran terhadap variabel dilakukan dengan menggunakan instrumen penelitian dengan skala likert dengan metode pengumpulan data yang digunakan dengan menggunakan kuesioner, observasi dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukan secara langsung tidak ada pengaruh positif signifikan multi-generasi terhadap kepuasan kerja dan kinerja. Karakteristik individu berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai, karakteristik individu berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dan kompetensi berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja dan kinerja pegawai serta kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Selain itu, secara tidak langsung tidak ada pengaruh multi-generasi terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening, dan ada pengaruh positif signifikan karakteristik individu dan kompetensi pegawai terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja pegawai sebagai variabel intervening.