Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Kerja dan Komunikasi Terhadap Kinerja Pegawai di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lamandau Yakob Iswanto; Tresia Kristiana; Holten Sion
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11412

Abstract

Kinerja pegawai di instansi pemerintah daerah dipengaruhi oleh berbagai faktor organisasional, di antaranya lingkungan kerja dan komunikasi. Fenomena belum optimalnya kinerja para pegawai di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) pada Kabupaten Lamandau menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian yang dilakukan bertujuan agar dapat menganalisis maupun mendeskripsikan: (1) pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai, (2) pengaruh komunikasi terhadap kinerja pegawai, serta (3) pengaruh lingkungan kerja dan komunikasi secara simultan terhadap kinerja pegawai di Diskominfo Kabupaten Lamandau. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif eksplanatori. Sampel penelitian yaitu semua pegawai Diskominfo Kabupaten Lamandau yang berjumlah 43 orang, dengan teknik sampling sensus (total sampling). Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert 1-5. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji instrumen (realibilitas dan validitas), lalu menggunakan uji asumsi klasik (heteroskedastisitas, multikolinearitas, normalitas, autokorelasi), analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²) menggunakan SPSS versi 27.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (t=6,753; sig=0,001), komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (t=7,459; sig=0,001), serta lingkungan kerja dan komunikasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (F=1765,963; sig<0,001) dengan R² sebesar 0,989 (98,9%). Temuan ini mengkonfirmasi bahwa lingkungan kerja yang memiliki sifat aman serta komunikasi yang bersifat efektif yaitu dapat menjadi suatu determinan kritis terhadap peningkatan kinerja para pegawai pemerintah daerah.