Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Manajemen Pendidikan Farmasi dalam Meningkatkan Kompetensi Lulusan Sesuai Kebutuhan Industri dan Pelayanan Kesehatan Ferli Eko Kurniantoro
JURNAL LENTERA [PENDIDIKAN PUSAT PENELITIAN LPPM UM METRO] Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro
Publisher : LPPM UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jlpp.v11i1.5168

Abstract

Abstract: Pendidikan tinggi farmasi memiliki peran strategis dalam menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang kefarmasian, baik untuk sektor industri maupun pelayanan kesehatan. Namun, dinamika perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) serta kebutuhan pasar kerja menuntut adanya sistem manajemen pendidikan yang adaptif dan berbasis kompetensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas manajemen pendidikan farmasi dalam meningkatkan mutu lulusan serta merancang model manajemen pendidikan farmasi berbasis IPTEK yang sesuai dengan kebutuhan industri dan pelayanan kesehatan. Hipotesis dalam penelitian ini adalah telah menerapkan strategi manajemen pendidikan farmasi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum, manajemen pendidikan farmasi telah sesuai dengan kebutuhan industri farmasi dan pelayanan kesehatan dan terdapat faktor yang menjadi penghambat dan pendukung dalam pengelolaan Pendidikan farmasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan dukungan data kualitatif (mixed methods). Hasil dari penelitian didapat menggunakan uji korelasi Pearson menunjukkan bahwa nilai signifikansi yang diperoleh adalah 0,000, angka ini lebih kecil dibandingkan 0,05. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa manajemen pendidikan farmasi telah berjalan cukup efektif, terutama dalam aspek perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran berbasis kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri dan Pelayanan Kesehatan. Keywords: manajemen pendidikan farmasi, kurikulum farmasi, mutu lulusan  
Aktivitas Gel Ekstrak Daun Kepel terhadap Staphylococcus epidermidis FNCC 0048 dan Escherichia coli FNCC 0091 Maulana Tegar Adityanugraha; Ferli Eko Kurniantoro; Filu Marwati Santosa Putri; Bingar Hernowo
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v5i3.8095

Abstract

Infection is one of the health problems that many people experience, skin infections caused by Staphylococcus epidermidis FNCC 0048 bacteria and diarrheal diseases caused by Escherichia coli FNCC0091 bacteria. This aims of this study to determine gel concentration of antibacterial activity from ethanol extract of Kepel leaves (Stelechocarpus burahol) which shows antibacterial activity against Staphylococcus epidermidis FNCC 0048 and Escherichia coli FNCC0091. This study is an experimental study, using the well-diffusion method and the diameter of the inhibition zone. The concentrations of the Kepel leaf ethanol extract used in this study were 6%, 9%, and 12%. The analysis used is descriptive analysis. The results of the physical property tests showed that the emulgel of kepel extract had good organoleptic properties, adhesiveness, and pH. However, its spreadability did not meet the standard criteria. The results showed that the gel extract of Kepel leaves (Stelechocarpus burahol) with a concentration of 6%, 9%, and 12% was able to inhibit the growth of Staphylococcus epidermidis FNCC 0048 bacteria with an average of 2.13mm, 4.15mm, and 5.47mm respectively, while for bacteria Escherichia coli FNCC0091 with an average of 2.44mm, 3.55mm and 4.14mm respectively.The minimum concentration of ethanol extract of Kepel leaves which shows antibacterial activity against test bacteria is 3%.