Ayzhary Nuhril Muthmainnah
STIE Nusantara Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Business English Communication Skills Terhadap Kinerja Karyawan Di Sektor Perbankan Digital Ayzhary Nuhril Muthmainnah; Achmad Ridha
BJRM (Bongaya Journal of Research in Management) Vol. 9 No. 1 (2026): BJRM (Bongaya Journal of Research in Management)
Publisher : LPPM STIEM BONGAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37888/bjrm.v9i1.698

Abstract

Transformasi digital di sektor keuangan telah merestrukturisasi pola komunikasi dan tuntutan kompetensi sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam kebutuhan keterampilan komunikasi Bahasa Inggris Bisnis (Business English Communication Skills - BECS) dan menguji pengaruhnya terhadap kinerja karyawan pada sektor perbankan digital di Kota Makassar. Dengan menggunakan metode campuran (mixed methods) melalui strategi eksplanatoris sekuensial, data kuantitatif dikumpulkan dari 100 karyawan perbankan digital melalui kuesioner terstruktur, sementara data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan manajer SDM dan supervisor divisi terkait. Analisis data kuantitatif menggunakan Regresi Linear Berganda melalui perangkat lunak SPSS. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa dimensi BECS secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (R2 = 0,584, p < 0,05). Secara parsial, keterampilan korespondensi bisnis tertulis (Written Business Correspondence) memiliki pengaruh positif paling dominan (beta = 0,428), diikuti oleh komunikasi lisan (beta = 0,314) dan negosiasi lintas budaya (beta = 0,195). Temuan kualitatif mengonfirmasi adanya pergeseran medium komunikasi ke arah platform digital berbasis teks global, namun masih terdapat kesenjangan pada aspek kompetensi pragmatis dan kecemasan berbahasa asing. Penelitian ini mengindikasikan bahwa BECS telah bergeser dari keterampilan pelengkap menjadi kompetensi inti. Implikasi praktis penelitian ini menekankan pentingnya manajemen perbankan digital untuk merancang program pelatihan bahasa Inggris yang spesifik (English for Specific Purposes) berbasis digital guna mengeliminasi kesenjangan kompetensi talenta lokal di era pasar keuangan global.