Abdal Rohim
Fakultas Ilmu Kesehatan, Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Bhakti Husada Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-faktor yang berhubungan dengan caring perawat di ruang rawat inap Dinny Indriyani; Mamlukah Mamlukah; Rossi Suparman; Abdal Rohim
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/agtfnf81

Abstract

Latar Belakang: Secara global, rendahnya penerapan perilaku caring perawat masih menjadi perhatian. Di Indonesia, 48,1% perawat di Jakarta belum optimal, sedangkan 62,3% responden di RSUD Indramayu tidak puas terhadap pelayanan keperawatan. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakangi perilaku caring perawat di RSUD Indramayu tahun 2025Metode: Penelitian menggunakan rancangan caringcross-sectional, studi analitik observasional ini melibatkan 143 responden yang dipilah melalui metode accidental sampling. Integritas data kemudian diukur menggunakan uji statistik chi-square serta diperdalam dengan uji regresi logistik guna melihat pengaruh antarvariabel.Hasil: Analisis data menunjukan terdapat hubungan yang bermakna antara Usia, Jenis Kelamin, Durasi Lama Kerja, Motivasi Kerja dan Beban dengan perilaku caring Perawat (p<0,05). Sementara itu, status pernikahan tidak berhubungan signifikan (p>0,05). Variabel yang paling berpengaruh adalah motivasi kerja dengan nilai Exp(B) sebesar 22,405.Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa faktor individu dan pekerjaan berperan terhadap perilaku caring perawat, dengan motivasi kerja sebagai faktor dominan dalam meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan
Identifikasi faktor determinan risiko kejadian hipertensi pada penduduk usia produktif Adhityawan Adhityawan; Mamlukah Mamlukah; Susianto Susianto; Abdal Rohim
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/qft4ng16

Abstract

Latar Belakang: Secara global, sekitar 1,13 miliar penduduk (1 dari 5 orang) menderita hipertensi. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi hipertensi nasional mencapai 30,8% dan meningkat pada usia produktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor determinan risiko kejadian hipertensi pada penduduk usia produktif di wilayah kerja Puskesmas CigasongMetode: Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling sebanyak 104 responden. Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik.Hasil: Hasil uji chi-square pada analisis bivariat didapatkan variabel Jenis Kelamin (p=0,001), Pekerjaan (p=0,000), Obesitas (p=0,000), Merokok (p=0,060), Stres (p=0,000), dan Pola Makan (p=0,057). Melalui uji regresi logistik, ditemukan bahwa pekerjaan menjadi variabel utama dengan nilai Exp(B) sebesar 4,254.Kesimpulan: Ada hubungan signifikan antara Jenis Kelamin, Pekerjaan, Obesitas dan Stres dengan Kejadian Hipertensi, sedangkan Merokok dan Pola Makan tidak. Pekerjaan merupakan faktor dominan pada Kejadian Hipertensi Usia Produktif