Khalimatus Sa’diah
Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementation of Islamic Financial Management in the Digital Era Desvyna Tri Yanitha; Aulia Fitri; Khalimatus Sa’diah; Erwan Setyanoor
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v4i2.2114

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam sistem keuangan, termasuk pada penerapan manajemen keuangan Islam. Transformasi digital mendorong lembaga keuangan syariah untuk mengadopsi berbagai inovasi teknologi guna meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas layanan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen keuangan Islam pada era digital serta mengidentifikasi peluang dan tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan mengkaji berbagai literatur, jurnal ilmiah, dan regulasi yang berkaitan dengan manajemen keuangan Islam dan digitalisasi layanan keuangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi memberikan berbagai peluang bagi pengembangan keuangan Islam, seperti kemudahan akses layanan perbankan syariah, peningkatan inklusi keuangan, efisiensi operasional, serta pengembangan produk berbasis teknologi finansial (fintech) syariah. Namun demikian, terdapat sejumlah tantangan yang perlu diperhatikan, antara lain keamanan data, risiko siber, rendahnya literasi digital masyarakat, serta perlunya penguatan regulasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan manajemen keuangan Islam yang adaptif terhadap kemajuan teknologi di era digital.
Kaidah Al-‘Ādah Muḥakkamah: Kajian Komprehensif Tentang Adat Sebagai Sumber Hukum, Kriteria, Dan Dinamika Perubahannya Dalam Fiqih Islam Iqra Nisa Liha; Norsyifa Aulia Azzahra; Khalimatus Sa’diah; Nida Ulfah; Lahmudinur Lahmudinur
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : SPT. haria Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v4i2.1976

Abstract

Kaidah Al-‘Adatu Muhakkamah merupakan salah satu prinsip fundamental dalam hukum Islam yang mengakui adat kebiasaan sebagai sumber hukum selama tidak bertentangan dengan syariah. Artikel ini menganalisis konsep, landasan hukum, dan aplikasi kaidah ini dalam berbagai bidang, seperti hukum keluarga, muamalah, dan siyasah. Dengan menggunakan metode kajian pustaka, ditemukan bahwa kaidah ini memberikan fleksibilitas hukum Islam untuk mengakomodasi tradisi lokal, seperti dalam tradisi perkawinan adat dan transaksi bisnis berbasis adat, selama tradisi tersebut memenuhi syarat-syarat syariah. Namun, penerapannya tidak mutlak, karena harus mempertimbangkan batasan prinsip syariat, seperti larangan terhadap praktik yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam, misalnya mahar politik. Penelitian ini juga menunjukkan perlunya pembaruan pemahaman dan studi empiris terkait kaidah ini untuk menghadapi tantangan modernisasi. Kesimpulannya, kaidah Al-‘Adatu Muhakkamah menjadi panduan penting yang menjaga relevansi hukum Islam sekaligus melestarikan tradisi lokal, selama keduanya selaras dengan tujuan utama syariat.