Dwi Kurnia Putri
Program Studi D3 Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Bengkulu, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Formulasi dan Evaluasi Sediaan Emulgel Ekstrak Etanol 96% Daun Angsana (Pterocarpus indicus Willd.) dengan Variasi Konsentrasi Ekstrak Insyani Baroqah; Rose Intan Perma Sari; Marisadonna Asteria; Suci Rahmawati; Dwi Kurnia Putri
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2405

Abstract

Kebutuhan akan sediaan topikal yang stabil, nyaman digunakan, dan memiliki karakteristik fisik yang baik masih menjadi tantangan dalam pengembangan formulasi berbasis bahan alam. Daun angsana (Pterocarpus indicus Willd.) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, polifenol, dan tanin yang berpotensi dimanfaatkan, namun pemanfaatannya dalam bentuk sediaan emulgel masih terbatas. Oleh karena itu, emulgel dipilih karena mampu menggabungkan keunggulan emulsi dan gel sehingga meningkatkan stabilitas dan kenyamanan penggunaan. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi karakteristik fisik emulgel ekstrak etanol 96% daun angsana dengan variasi konsentrasi. Empat formula dibuat, yaitu F0 (0%), F1 (1%), F2 (5%), dan F3 (10%), kemudian diuji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, viskositas, tipe emulsi, dan hedonik. Hasil menunjukkan seluruh formula berbentuk semi padat, homogen, dengan warna yang semakin pekat seiring peningkatan konsentrasi. Nilai pH F1 (6,0) berada dalam rentang pH kulit, sedangkan F3 (4,6) mendekati batas bawah. Daya sebar F1 (6,5 cm) memenuhi standar, sementara F3 (5,0 cm) berada pada batas bawah. Viskositas F1 (12020,55±123,92 cP) memenuhi standar, sedangkan F3 (±8000 cP) lebih rendah sehingga cenderung lebih encer. Seluruh formula bertipe minyak dalam air (M/A), dan uji hedonik menunjukkan F1 paling disukai. Dapat disimpulkan bahwa variasi konsentrasi ekstrak memengaruhi karakteristik fisik emulgel daun angsana. Formula F1 (1%) merupakan formula paling optimal dan menunjukkan performa terbaik, sehingga berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai sediaan topikal berbasis bahan alam.
Formulasi dan Evaluasi Sifat Fisik Gel Ekstrak Etanol Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum L.) Berbasis HPMC Nesa Triany; Rose Intan Perma Sari; Suci Rahmawati; Putri Mulia; Dwi Kurnia Putri
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2460

Abstract

Daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) merupakan bagian dari tanaman cengkeh famili Myrtaceae yang mengandung senyawa bioaktif flavonoid dan eugenol dengan aktivitas antioksidan, namun pemanfaatannya masih terbatas dan sering menjadi limbah pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formula gel ekstrak etanol 96% daun cengkeh dengan karakteristik fisik paling optimal berdasarkan evaluasi organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, dan uji hedonik. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Sediaan gel diformulasikan dalam empat variasi konsentrasi ekstrak, yaitu  F0 (0%), F1 (4%), F2 (8%), F3 (12%) menggunakan basis HPMC. Evaluasi meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, dan hedonik dengan tiga kali replikasi pengujian. Hasil penelitian menunjukkan seluruh formula berbentuk semi padat, homogen, dan memenuhi standar mutu sediaan gel. Nilai pH berada pada rentang 5,53-6,50, viskositas 29.628-43.534 cPs, serta daya sebar 5,18-5,73 cm. Peningkatan konsentrasi ekstrak menyebabkan viskositas menurun dan daya sebar meningkat. Berdasarkan hasil evaluasi fisik dan uji hedonik, F1 (4%) merupakan formula paling optimal karena memiliki konsistensi yang baik, warna lebih diterima panelis, serta tingkat kesukaan tertinggi.
Formulasi dan Evaluasi Karakteristik Fisik Gel Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) Berbasis HPMC Tiara Cantika; Rose Intan Perma Sari; Dwi Kurnia Putri; Yona Harianti Putri; Tri Danang Kurniawan
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2461

Abstract

Daun kemangi (Ocimum basilicum L.) mengandung senyawa flavonoid, fenolik, dan minyak atsiri yang berpotensi digunakan sebagai bahan aktif sediaan topikal karena memiliki aktivitas antioksidan dan mampu melindungi kulit dari radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak daun kemangi dalam bentuk sediaan gel serta mengevaluasikan karakteristik fisik untuk menentukan formula terbaik. Ekstrak diperoleh dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian diformulasikan menjadi empat formula yaitu F0 (0%), F1 (1%), F2 (4%), dan F3 (7%) dengan menggunakan basis HPMC. Evaluasi fisik meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, dan hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memiliki bentuk semi padat, homogen, serta warna dan aroma khas daun kemangi. Nilai pH seluruh formula berada pada rentang 5,60-6,50 sehingga sesuai dengan pH kulit. Nilai viskositas seluruh formula memenuhi standar sediaan gel yaitu 3.000-50.000 cPs. Hasil daya sebar pada F1, F2, dan F3 memenuhi standar 5-7 cm, sedangkan seluruh formula memenuhi persyaratan daya lekat yang baik. Berdasarkan hasil evaluasi fisik dan uji hedonik, Formula 1 merupakan formula paling optimal karena memiliki karakteristik fisik yang stabil dan tingkat penerimaan panelis yang baik. Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun kemangi berpotensi dikembangkan sebagai sediaan gel topikal berbahan alam.