Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Metode Lashing Terhadap Keamanan Muatan : (studi Kasus: Kapal MV. Meratus Mamiri) Hafiz Ramadhan Samsuri; Sutoyo; Elly Kusumawati; Imam Firdaus
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode lashing terhadap keamanan muatan di atas kapal MV. Meratus Mamiri serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dan dilaksanakan langsung di atas kapal MV. Meratus Mamiri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis kualitatif dengan peneliti sebagai instrumen utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode lashing belum sepenuhnya efektif karena masih ditemukan ketidaksesuaian prosedur yang mengakibatkan pergeseran kontainer dan kerusakan muatan pada beberapa pelayaran. Faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas lashing meliputi kurangnya pengawasan, keterbatasan jumlah personel, pemahaman teknis kru yang belum optimal, tekanan waktu operasional, kondisi peralatan yang tidak layak, tidak dilakukannya pemeriksaan ulang, serta pengaruh cuaca buruk. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa keamanan muatan sangat dipengaruhi oleh kepatuhan terhadap prosedur lashing, kelayakan peralatan, kompetensi kru, pemantauan selama pelayaran, serta penanganan tambahan pada kondisi cuaca ekstrem, sehingga diperlukan integrasi aspek teknis dan operasional untuk menjamin keselamatan muatan dan kapal.  
Pengaruh Potensi Bahaya Overhaul Auxiliary Engine Terhadap Pencegahan Kecelakaan Kerja Awak Kapal Alfina Dwi Restyaningtyas; Monika Retno Gunarti; Elly Kusumawati; Shofa Dai Robbi; Wulan Marlia Sandi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1669

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya risiko kecelakaan kerja pada pelaksanaan pekerjaan overhaul auxiliary engine di kapal. Pekerjaan tersebut melibatkan berbagai potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan awak kapal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya pada pekerjaan overhaul auxiliary engine, mengkaji upaya pencegahan kecelakaan kerja yang dilakukan, serta menganalisis pengaruh potensi bahaya terhadap upaya pencegahan kecelakaan kerja awak kapal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 29 responden yang merupakan awak kapal bagian mesin yang terlibat langsung dalam pekerjaan overhaul. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan perangkat lunak SPSS untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan overhaul auxiliary engine memiliki tingkat potensi bahaya yang tergolong tinggi, mencakup risiko mekanik (tangan terjepit, tertimpa komponen), risiko lingkungan (lantai licin, ventilasi kurang), serta faktor manusia. Di sisi lain, tingkat pencegahan kecelakaan kerja awak kapal ditemukan berada pada kategori sangat tinggi, yang ditandai dengan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), penerapan Standard Operational Procedure (SOP), dan pelaksanaan safety briefing. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,216 dengan nilai signifikansi 0,261 (p > 0,05), yang berarti terdapat hubungan positif namun lemah dan tidak signifikan secara statistik antara potensi bahaya dengan upaya pencegahan. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun potensi bahaya tinggi, awak kapal telah menerapkan sistem keselamatan kerja yang efektif sehingga risiko tersebut dapat dikendalikan dengan baik.