Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Emosi Dasar pada Anak Usia Dini Sebagai Upaya Pengembangan Kecerdasan Emosional Dinda Aissya Devi; Mutiara Ababil; Hilyatun Nabilah; Elsafeera Hebatella Mona Denona; Mohammad Zaidan Argya Pratista; Dewi Khurun Aini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i4.4509

Abstract

Pengenalan emosi pada anak usia dini merupakan aspek yang sangat penting dalam perkembangan sosial dan emosional anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di TK Islam Mellatena pada tanggal 22 Mei 2026 dengan tujuan membantu anak mengenali, memahami, dan mengekspresikan berbagai jenis emosi dasar. Peserta kegiatan berjumlah 21 anak terdiri dari 13 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu belajar sambil bermain melalui diskusi interaktif, menonton film edukatif, penggunaan media visual berupa warna dan karakter kartun emosi, serta permainan kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum pelaksanaan pembelajaran, sebagian besar anak hanya mengenal emosi marah. Namun setelah mengikuti kegiatan ini, anak-anak mulai mampu mengenali dan membedakan beberapa emosi dasar seperti senang, sedih, marah, jijik, dan terkejut serta anak-anak mampu memberikan contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak juga terlihat lebih aktif, sangat percaya diri, dan antusias selama proses pembelajaran. Penggunaan metode yang kreatif dan menyenangkan terbukti meningkatkan pemahaman emosional anak dengan lebih efektif. Berdasarkan hasil kegiatan tersebut, disimpulkan bahwa pengenalan emosi pada anak melalui pendekatan bermain dan media visual memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak usia dini. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi alternatif pembelajaran emosional yang mudah diterapkan di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari anak.
Pohon Harapan Sebagai Media Ekspresi Diri dan Pengelolaan Emosi Positif Bagi Siswa SMPN 32 Semarang Maulida Kholifaqurrozi; Nailun Ni’mah Mahij; Annisa Dwi Rahmania; Bintang Dian Larasati; Yuslih Maulida; Dhea Sintamaharani; Asma’Nur Kamila; Armenia Rahma Aulia; M Faadhil Al Fayyaz; Dewi Khurun Aini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3722

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan ekspresi diri dan pengelolaan emosi positif pada siswa SMPN 32 Semarang melalui media “Pohon Harapan” sebagai sarana refleksi diri. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan service-learning yang mengintegrasikan psikoedukasi mengenai pengenalan dan pengelolaan emosi positif dengan praktik ekspresif berupa penulisan harapan dan perasaan pada sticky notes yang ditempelkan pada Pohon Harapan. Sebanyak 79 siswa dari kelas VII, VIII, dan IX terlibat dalam kegiatan ini melalui penyampaian materi, praktik menulis, serta sesi diskusi kelompok untuk menggali pengalaman emosional. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperoleh ruang aman untuk mengekspresikan perasaan yang sebelumnya sulit diungkapkan secara lisan. Proses menulis terbukti membantu meredakan emosi, meningkatkan rasa lega, serta memunculkan emosi positif seperti semangat dan optimisme. Selain itu, siswa mendapatkan pemahaman baru mengenai strategi regulasi emosi yang lebih sehat. Interaksi hangat dalam kegiatan juga menciptakan suasana suportif yang mendorong keterbukaan dan menguatkan refleksi diri. Secara keseluruhan, media Pohon Harapan terbukti efektif sebagai sarana ekspresi diri, pelepasan emosi, serta peningkatan kesadaran emosional siswa sehingga direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Pengembangan Diri Berbasis Nilai Al-Qur’an dan Hadits dalam Mendorong Aktualisasi Potensi: Studi Kualitatif Salasa Nur Mutiara Fitri; Najiya Amrina Rosyada; Firda Risqi Maulidina; Mahardika Putra Pratama; Dewi Khurun Aini
Al-Amin: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 4 No. 1 (2026): Al-Amin: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al- Kifayah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53398/alamin.v4i1.832

Abstract

Self-development has become an important issue in responding to the psychological and spiritual challenges of modern society. However, previous studies have generally examined Islamic self-development from fragmented theological or psychological perspectives, leaving limited conceptual integration between the Qur'an, Hadith, and contemporary self-actualization theory. This study aims to develop a conceptual synthesis of Qur'anic and Hadith-based self-development as a framework for fostering human self-actualization. This qualitative study employed a literature review design using peer-reviewed journal articles, books, Qur'anic verses, and authentic Hadith as primary data sources. The literature was selected through relevance, credibility, and topicality criteria and analyzed using thematic content analysis to identify recurring concepts and their relationships. The findings reveal that Islamic self-development is built upon six interconnected principles: muhasabah (self-reflection), sabr (patience), shukr (gratitude), ikhtiar (persistent effort), tawakal (trust in God), and optimism. These principles form an integrative conceptual model that links spiritual awareness, psychological resilience, moral character, and self-actualization, extending beyond conventional humanistic perspectives. The study contributes theoretically by proposing a holistic Islamic framework for self-development and provides practical implications for integrating Qur'anic and Hadith values into Islamic education, character development, counseling, and mental health promotion. Future studies are recommended to empirically validate this conceptual model across different educational and community settings