Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penyuluhan tentang Pencegahan Anemia pada Remaja Putri Orang Muda Katolik (OMK) Mater Omnium Gentium Paroki St Kristoforus Matani Fransiska Anjelina Mongko; Derse Ndula Anding; Paula Theresia Bena; Davri Glendika Nomlenni; Christina Rony Nayoan; Marni Marni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i4.4662

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang banyak ditemukan pada remaja putri di Indonesia, dengan prevalensi yang cenderung tinggi berdasarkan data nasional terkini. Berdasarkan hasil wawancara dengan mitra, remaja putri Orang Muda Katolik (OMK) Mater Omnium Gentium Paroki St. Kristoforus Matani, diketahui memiliki pengetahuan yang terbatas mengenai gejala anemia serta menunjukkan ketidakpatuhan dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang pencegahan anemia. Metode yang digunakan adalah ceramah dengan media poster, dilengkapi pengukuran pengetahuan melalui pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada 18 Juni 2026 dan diikuti oleh 13 responden berusia 13–25 tahun. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 73,85 meningkat menjadi 95,38 pada post-test, atau setara peningkatan sebesar 29,16%. Seluruh responden memperoleh nilai post-test pada rentang 90–100. Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan menggunakan media poster efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai pengertian, gejala, faktor risiko, dampak, serta upaya pencegahan anemia. Rekomendasi perbaikan meliputi variasi metode edukasi, penyuluhan berkelanjutan, dan evaluasi jangka panjang terhadap perubahan pengetahuan dan perilaku peserta.
Edukasi Kesehatan Penyakit Hipertensi pada Komunitas Persekutuan Doa Nasarenus Lasiana Kota Kupang Margarita Ratu Jano; Petronela Adelfin Adu; Maria Kurniawati Tukan; Novianti Serni Margarita Benu; Chritina Rony Nayoan; Marni Marni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4674

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat karena berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan anggota komunitas Persekutuan Doa Nasarenus Lasiana, Kota Kupang, mengenai hipertensi, faktor risiko, tanda dan gejala, komplikasi, serta pencegahannya. Kegiatan dilaksanakan pada 17 Juni 2026 melalui edukasi kesehatan tatap muka berupa ceramah, diskusi, dan tanya jawab dengan media PowerPoint dan leaflet, diikuti oleh 10 peserta yang sebagian besar perempuan berusia 30-44 tahun dan bekerja sebagai wiraswasta. Tingkat pengetahuan peserta diukur menggunakan pre-test dan post-test, lalu dianalisis dengan metode N-Gain Score untuk mengetahui efektivitas edukasi. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 43 pada pre-test menjadi 84 pada post-test, dengan rata-rata N-Gain Score sebesar 71,1% yang cukup efektif, serta separuh peserta memperoleh nilai post-test di atas median. Selain itu, pengukuran tekanan darah menunjukkan sebagian besar peserta mengalami hipertensi, sehingga memperkuat pentingnya edukasi berkelanjutan. Dengan demikian, edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk mencegah serta mengendalikan hipertensi.
Edukasi Kesehatan Menggunakan Media Leaflet sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan tentang Perilaku Seks Berisiko pada Pemuda GBI Kharisma Kota Kupang Erlian Mariana Pandie; Kezia Indriani Nenotek; Marsela Candra Naisais; Vramesti Nur Anggraeni; Christina Rony Nayoan; Marni Marni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4676

Abstract

Perilaku seksual berisiko merupakan segala bentuk aktivitas seksual yang dilakukan tanpa perlindungan yang memadai sehingga meningkatkan risiko terjadinya infeksi menular seksual (IMS), HIV/AIDS, serta kehamilan yang tidak direncanakan. Perilaku ini masih menjadi tantangan serius di kalangan remaja dan pemuda akibat rendahnya pengetahuan kesehatan reproduksi, pengaruh teman sebaya, dan paparan media digital yang tidak terkontrol. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pemuda GBI Kharisma Kota Kupang mengenai perilaku seks berisiko melalui edukasi kesehatan menggunakan media leaflet. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan dengan media leaflet yang dikembangkan melalui tahapan analisis isu dan audiens, penyusunan materi, perancangan desain tiga lipatan menggunakan aplikasi Canva, serta uji coba media sebelum pelaksanaan kegiatan utama. Kegiatan melibatkan 15 orang pemuda berusia 16–29 tahun dan dilaksanakan melalui pemberian pre-test, penyampaian materi, pembagian leaflet, sesi tanya jawab, dan post-test menggunakan instrumen 10 soal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 84% meningkat menjadi 100% pada post-test, sehingga terjadi peningkatan sebesar 16%. Dengan demikian, edukasi kesehatan menggunakan media leaflet terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan pemuda mengenai perilaku seks berisiko dan dapat direkomendasikan sebagai strategi promosi kesehatan reproduksi pada kelompok remaja dan pemuda.
Intervensi Komunitas Berbasis Leaflet Sebagai Upaya Pengendalian Kecemasan Sosial Melalui Terapi Hipnosis Lima Jari Pada Mahasiswa di Kos Mega Antonia Viany Gale; Maria Alfonsia Deran Duli; Putri Mey Mira Bunga; Veronika Advenia Dade; Christina R Nayoan; Marni Marni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4677

Abstract

Kegiatan intervensi komunitas ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa penghuni Kos Mega mengenai kecemasan sosial serta cara penanganannya melalui terapi hipnosis lima jari. Metode yang digunakan adalah ceramah dengan pendekatan kelompok kecil yang didukung media leaflet sebagai alat bantu edukasi, melibatkan 10 responden mahasiswa yang tinggal di Kos Mega, Kota Kupang. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan yang signifikan, yakni dari 81 pada pre-test menjadi 95 pada post-test dengan selisih peningkatan sebesar 14 poin. Seluruh peserta (100%) berhasil mencapai kategori pengetahuan baik dengan skor ≥80, melampaui target yang ditetapkan sebesar 70%. Disimpulkan bahwa penggunaan media leaflet yang dikombinasikan dengan metode ceramah kelompok kecil terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai kecemasan sosial dan terapi hipnosis lima jari sebagai upaya pengendaliannya.
Intervensi Komunitas melalui Edukasi Kesehatan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Mahasiswa Indekost Jihan Nabilah Safitri; Saraswati Nurjannah Bethan; Trinita Yolanda Nurak Lengari; Maria Febrianty Ratu Ari; Christina Rony Nayoan; Marni Marni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4688

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan determinan penting kesehatan masyarakat, namun penerapannya pada mahasiswa perantau yang tinggal di tempat kost masih rendah, termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Observasi awal di Kost Gracia, Kelurahan Oesapa, Kota Kupang, menunjukkan berbagai masalah PHBS seperti pengelolaan sampah yang buruk, sirkulasi udara minim, pola makan tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, dan kebiasaan begadang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan penghuni kost mengenai PHBS melalui edukasi berbasis leaflet. Intervensi dilaksanakan dengan pendekatan promosi kesehatan berupa ceramah, diskusi dan tanya jawab, serta pengukuran pre-test-post-test pada 10 mahasiswi berusia 20–23 tahun. Hasil menunjukkan seluruh responden (100%) mengalami peningkatan skor pengetahuan sebesar 14–47 poin, dengan rerata meningkat dari 55,90 menjadi 86,10 (p < 0,05) dan effect size sangat besar (Cohen’s d = 3,19). Peningkatan terbesar terjadi pada responden dengan skor awal terendah, menunjukkan edukasi paling bermanfaat bagi kelompok berpengetahuan rendah. Disimpulkan bahwa edukasi PHBS melalui media leaflet efektif meningkatkan pengetahuan mahasiswi penghuni kost dalam waktu singkat.