Esty Febrina
Malikussaleh University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBUATAN ARANG AKTIF DARI TANAMAN PURUN TIKUS (ELEOCHARIS DULCIS) SEBAGAI PENYERAP ZAT PEWARNA Esty Febrina; Rizka Mulyawan; Lukman Hakim; Sulhatun Sulhatun; Suryati Suryati; Nurmalita Nurmalita
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 03 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i03.21611

Abstract

Metode adsorpsi menggunakan arang aktif berbahan baku tanaman purun tikus mengandung kadar karbon yang cukup tinggi mencapai 50,68% efektif meningkatkan kapasitas adsorpsi pada zat pewarna. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil persen penyerapan terbaik pada aktivator asam maupun basa dari arang aktif purun tikus sebagai penyerapan zat pewarna Methylene Blue dan Rhodamine B. Prosedur penelitian ini melalui proses preparasi bahan baku, pembuatan arang aktif suhu karbonisasi 300oC selama 1 jam. Kemudian diaktivasi (NaOH dan HNO3) selama 24 jam. Kemudian diuji kadar air, menghitung luas permukaan, analisa gugus fungsi dan uji adsorpsi arang aktif terhadap kapasitas penyerapan dan persen penyerapan pada Methylene blue dan Rhodamine B. Kadar air terbaik sesuai SNI 06 - 3730 -1995 pada adsorben teraktivasi NaOH 3% senilai 5,0793%. Luas permukaan terbesar didapat pada adsorben teraktivasi NaOH 3% senilai 368,115 m2/g. Kapasitas dan efisiensi penyerapan Methylene Blue tertinggi pada adsorben NaOH 3% senilai 0,9945 mg/g dan 99,451 %. Sedangkan Rhodamine B tertinggi pada adsorben HNO3 3% senilai 0,9881 mg/g dan 98,810 %. Keseluruhan model adsorpsi mengikuti pola Isotherm Langmuir. Setiap jenis aktivator pada adsorben memiliki karakteristik berbeda sehingga responnya terhadap variasi adsorbat yang diadsorpsi pun berbeda juga.Kata Kunci : Adsorpsi, Aktivasi, Arang aktif, Karbonisasi, dan Purun.