Muhammad Zein
STAI UISU Pematangsiantar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Hijrah to Yathrib as a Socio-Political Strategy in the Formation of the Early Islamic Political Order Ridwan Nasution; Abdul Rahman; Muhammad Zein
Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Vol. 25 No. 1 (2026)
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/refleksi.v25.i1.51129

Abstract

The Prophet’s migration (Hijrah) to Yathrib is generally understood within a theological framework as an effort to preserve the Islamic mission from the pressures of the Quraysh. While this perspective is important, it tends to overlook the socio-political dimensions underlying the choice of Yathrib as the destination of the migration, rather than other regions in the Arabian Peninsula. This article aims to analyse the Hijrah to Yathrib from a socio-political perspective by positioning it as a strategic decision within the context of social structure, political conflict, and the need for political legitimacy. This study employs a qualitative-descriptive approach based on a literature review of sirah sources, classical Islamic historiography, and modern academic scholarship. The findings indicate that Yathrib possessed a relatively open socio-political character, marked by fragmented power structures, ethnic and religious plurality, and a crisis of local leadership legitimacy, which enabled the emergence of an external authoritative figure such as the Prophet Muhammad. These conditions suggest that the Hijrah was not merely a geographical relocation, but rather a transformative process from a tribal-based society into a political community bound by a shared legal agreement. This article contributes to the enrichment of Hijrah studies by offering an alternative interpretation that frames the migration as an early form of socio-political transformation in Islamic history.
Implementasi Pembelajaran Akhlak dalam Mengarahkan Perilaku Murid Pada Era Media Sosial di MTsN Pematang Siantar Muhammad Zein; Reny Yuliana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran moral dalam membimbing perilaku siswa di era media sosial di MTsN Pematang Siantar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tantangan moral yang semakin kompleks yang dihadapi siswa akibat pengaruh media sosial, yang dapat berdampak positif maupun negatif terhadap perilaku mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran moral dilakukan melalui integrasi nilai-nilai moral dalam pembelajaran, teladan guru, kebiasaan perilaku positif, dan penggunaan media sosial sebagai alat pendidikan. Strategi yang diterapkan meliputi pendekatan kontekstual, reflektif, dan kolaboratif antara sekolah dan orang tua. Evaluasi pembelajaran dilakukan secara otentik dengan penekanan pada perubahan sikap dan perilaku siswa. Namun, terdapat beberapa kendala seperti kurangnya pengawasan di luar sekolah dan pengaruh lingkungan digital yang sulit dikendalikan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk memperkuat perkembangan moral siswa. Studi ini menyimpulkan bahwa pembelajaran moral kontekstual dan adaptif terhadap perkembangan media sosial mampu mengarahkan perilaku siswa ke arah yang lebih positif dan mulia.