Farras, Naufal Abiyyu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Lingkungan Menuju Kawasan Informatif melalui Pemetaan dan Diseminasi Spasial di Rukun Tetangga (RT) 35 Karang Joang Keliwar, Khairi Ahza Hail; Muhammad, Ummu Kultsum; Sahdian, Iitra Achbar; Nafi’ah, Alya Zulfa Afifatun; Pramita, Juwita; Biring, Melti; Maris, Lintang Pancarani; Rachman, Muhammad Taufik; Saputra, Muhammad Ali Tri; Farras, Naufal Abiyyu; Kurniawan, Aditya; Kholifah, Puspa Indah Nur; Meteorin, Nelva Altisa
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 17, No 2 (2026): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v17i2.27354

Abstract

Rukun tetangga (RT) 035 Kelurahan Karang Joang merupakan kawasan pemukiman yang memiliki potensi untuk berkembang karena berada di lokasi strategis. Fasilitas seperti peta lingkungan yang memuat informasi spasial berupa rumah warga, fasilitas umum, akses jalan, maupun potensi dan resiko lingkungan tidak terdokumentasi dengan baik. Ketiadaan data spasial tersebut dapat menghambat proses berkembangnya RT 035. Pemetaan partisipatif menjadi salah satu solusi dalam mewujudkan kawasan strategis. Pemetaan partisipatif tidak hanya menghasilkan produk peta, tetapi menjadi sarana edukasi, pemberdayaan, dan penguatan ikatan sosial warga dalam membangun kesadaran kolektif terhadap ruang hidup mereka. Pemetaan partisipatif dalam pengabdian ini memiliki 3 tahap. Tahap pertama sosialisasi program pemetaan partisipatif, tahap kedua pelatihan penambahan titik lokasi melalui Google Maps, tahap ketiga yaitu bimbingan teknis kepada warga yang memiliki kendala terkait penambahan titik lokasi. Berdasarkan hasil survei yang diperoleh dari data kuesioner, 92% peserta menyatakan pelatihan mudah dipahami, 88% peserta merasa pelatihan bermanfaat untuk kegiatan sehari-hari, 84% menyatakan siap membantu memperbarui data lokasi, dan 8% peserta masih merasa kesulitan akibat keterbatasan kemampuan perangkat. Berdasarkan hasil survei tersebut, masyarakat antusias dan merasa terbantu dengan adanya sosialisasi pemetaan partisipatif dan penambahan fasilitas peta lingkungan RT 035 Karang Joang.