Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI KOMUNIKATIF DAN SCREENING HIPERTESI DI KELURAHAN PASAR PAGI Nurul Magfirah Julianty Nasma; Siti Hosiah; Putri Apriliani Wahyu; Cintya Kumala Putri; Amanda Putri; Sabila Faiza Zuhra; Mira Massayu Septania; Alya Mulya Saidah; Misliyana Moura; Siti Isnayah Noor; Irpan Irpan; Kartika Setia Purdani; M. Bachtiar Safrudin
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 4 (2026): JULI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i4.11050

Abstract

Hipertensi masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang berkontribusi terhadap peningkatan risiko penyakit kardiovaskular dan komplikasi kesehatan lainnya. Rendahnya pemanfaatan pemeriksaan kesehatan secara rutin serta masih ditemukannya faktor risiko hipertensi dalam masyarakat menjadi tantangan dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hipertensi serta pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Pasar Pagi, Kecamatan Samarinda Kota. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pengkajian komunitas melalui wawancara dan observasi lingkungan, dilanjutkan dengan pemeriksaan tekanan darah serta penyuluhan kesehatan mengenai hipertensi dan pola hidup sehat. Kegiatan diikuti oleh 5 orang peserta berusia 20–30 tahun. Hasil pemeriksaan menunjukkan rata-rata tekanan darah peserta sebesar 130/80 mmHg. Selain itu, ditemukan beberapa faktor risiko hipertensi, antara lain pola makan tidak teratur, kebiasaan begadang, kurang aktivitas fisik, serta konsumsi makanan tinggi garam. Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang baik dan aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Kegiatan pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memahami faktor risiko hipertensi, pentingnya deteksi dini, serta penerapan pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan hipertensi dan komplikasinya..
Generasi Remaja Peduli Donor Darah: Edukasi Kesehatan Pada Anggota PMR MTs Antasari Samarinda Nurul Magfirah Julianty Nasma; Sabila Faiza Zuhra; Mira Massayu Septania; Siti Hosiah; Irpan Irpan; Amanda Putri; Putri Apriliani Wahyu; Alya Mulya Saidah; Cintya Kumala Putri; Misliyana Moura; Siti Isnayah Noor; M. Bachtiar Safrudin
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 4 (2026): JULI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i4.11051

Abstract

Donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang berperan penting dalam menjaga ketersediaan darah bagi pelayanan kesehatan. Namun, pengetahuan mengenai donor darah masih perlu ditanamkan sejak usia remaja untuk membentuk sikap positif terhadap donor darah sebagai kegiatan kemanusiaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kesehatan mengenai donor darah kepada anggota Palang Merah Remaja (PMR) MTs Antasari Samarinda. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 12 Juni 2026 dengan sasaran 28 anggota PMR yang terdiri atas 16 siswa kelas VII dan 12 siswa kelas VIII. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab dengan dukungan media PowerPoint, leaflet edukatif, dan banner kegiatan. Materi yang disampaikan meliputi pengertian donor darah, pentingnya donor darah, manfaat donor darah, persyaratan menjadi pendonor, mitos dan fakta donor darah, serta peran remaja dalam mendukung gerakan donor darah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, aktif berpartisipasi dalam diskusi, serta mampu menjawab pertanyaan evaluasi yang diberikan pada akhir kegiatan. Selain itu, peserta menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai donor darah dan pentingnya peran remaja dalam mendukung kegiatan kemanusiaan. Kegiatan edukasi kesehatan ini dapat menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan donor darah kepada remaja serta menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat kemanusiaan sejak dini.
Model Resiliensi terhadap Stres: Tinjauan Literatur atas Faktor Protektif dan Mekanisme Adaptif Bachtiar Safrudin; Rachma Octavianti; Salsabila Sarda; Vinda Yanti Anggun Sari; Nanda Imuttyah; Rahmah Dani; Amanda Putri; Yunita Yunita
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 6 No. 1 (2026): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v6i1.10664

Abstract

This research examines various aspects of stress and resilience in individuals and families in the contexts of mental health, education, and work environment through psychosocial interventions and theoretical frameworks of adaptation. The Current Experience Scale (CES) resilience measurement model developed alongside the Relaxation Response Resiliency Program (SMART-3RP) intervention demonstrates effectiveness in enhancing adaptive capacity to chronic stress and psychometric validity of the measure. Interventions involving deep breathing relaxation and dhikr using the Roy Adaptation Model approach significantly reduce anxiety in elderly hypertensive patients through neuroendocrine stimulation that activates calming hormones. Other studies affirm the role of optimism and self-adjustment as protective factors reducing academic stress in students during online learning and highlight the efficacy of resilience training based on relaxation and cognitive-behavioral techniques in academic stress management. The Family Resilience Enhancement Program (FREP) has been proven to improve the quality of life for families with special needs children by strengthening family resources and offering counseling guidance. Adaptation and validation of the Parental Stress Scale in Indonesia identify two main dimensions of parental stress fitting the collectivist cultural context. Work environment and personal characteristics significantly influence employee work stress, where adaptive ability serves as a crucial moderator mitigating negative stress impacts. The Stuart stress adaptation model emphasizes the importance of coping mechanisms and holistic adaptive responses in psychiatric nursing care. These findings underline the essential role of adaptation and resilience interventions across different fields to enhance mental health, psychological well-being, and adaptive functioning of individuals and families.