Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pencegahan dan Manajemen Risiko Luka Dekubitus pada Pasien Lansia Menggunakan Minyak Zaitun (Olive Oil) dan Virgin Coconut Oil (VCO) Zulmah Astuti; Aisyah Nur Sabila; Dwi Asrima Putri; Faisa Naqa Nabila; Nanda Imut Tyyah; Nurhayati Sipahutar; Putri Nadila; Rei Bagaskara; Vinda Yanti Anggun Sari; Widya Aprilia; Yunita Yunita
Journal of Literature Review Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/zrzth726

Abstract

Luka dekubitus merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada pasien lansia dengan keterbatasan mobilitas atau tirah baring lama. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan jaringan, infeksi, peningkatan lama rawat inap, serta menurunkan kualitas hidup pasien. Pencegahan luka dekubitus menjadi bagian penting dalam pelayanan keperawatan karena sebagian besar kasus dapat dicegah melalui intervensi yang tepat dan berkelanjutan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang banyak digunakan adalah pemberian minyak zaitun (olive oil) dan Virgin Coconut Oil (VCO) melalui teknik massage effleurage dan perawatan kulit. Literature review ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan olive oil dan VCO dalam strategi pencegahan dan manajemen risiko luka dekubitus pada pasien lansia. Metode penelitian menggunakan literature review terhadap artikel nasional dan internasional tahun 2021–2026 yang diperoleh dari database PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, Garuda, dan SINTA. Hasil telaah menunjukkan bahwa penggunaan olive oil dan VCO efektif dalam menjaga kelembapan kulit, meningkatkan sirkulasi darah, mempertahankan elastisitas kulit, serta menurunkan risiko terjadinya luka tekan pada pasien lansia dan pasien tirah baring. Intervensi massage effleurage menggunakan olive oil maupun VCO terbukti mampu meningkatkan skor Braden dan menurunkan kejadian dekubitus secara signifikan. Selain itu, kombinasi intervensi seperti reposisi rutin, penggunaan kasur anti-dekubitus, dan edukasi keluarga memberikan hasil yang lebih optimal dalam pencegahan luka tekan. Dengan demikian, olive oil dan VCO dapat menjadi alternatif intervensi keperawatan yang aman, sederhana, dan efektif dalam pencegahan luka dekubitus pada pasien lansia.
Literatur Review: Pendidikan Kesehatan tentang Jaga Tekanan Darah, Latih Pikiran dengan Mindfulnes M. Bachtiar Safrudin; Vinda Yanti Anggun Sari; Salsabila Sarda Amelia; Nanda Imut Tyyah
Journal of Literature Review Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/54ha3715

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Selain dipengaruhi faktor fisiologis, hipertensi juga berkaitan erat dengan kondisi psikologis seperti stres, kecemasan, dan gangguan tidur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendidikan kesehatan dan terapi mindfulness dalam membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan deskriptif melalui telaah terhadap 15 jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan pada tahun 2021–2026. Jurnal yang dianalisis membahas berbagai bentuk intervensi mindfulness, seperti mindfulness breathing, Mindfulness Based Stress Reduction (MBSR), meditasi mindfulness, mindfulness dengan deep focus music, mindfulness spiritual, serta kombinasi mindfulness dan self-management. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian melaporkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik yang signifikan setelah pemberian intervensi mindfulness. Selain itu, mindfulness juga terbukti mampu menurunkan tingkat stres, kecemasan, dan insomnia, meningkatkan kualitas tidur, serta memperbaiki kemampuan individu dalam mengelola penyakit secara mandiri. Pendidikan kesehatan berbasis mindfulness dan media edukasi juga efektif meningkatkan pengetahuan penderita hipertensi mengenai pengendalian tekanan darah. Dengan demikian, mindfulness dapat direkomendasikan sebagai terapi nonfarmakologis pendamping yang aman, mudah diterapkan, dan efektif dalam membantu pengendalian tekanan darah serta meningkatkan kualitas hidup penderita hipertensi.