Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Selain dipengaruhi faktor fisiologis, hipertensi juga berkaitan erat dengan kondisi psikologis seperti stres, kecemasan, dan gangguan tidur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendidikan kesehatan dan terapi mindfulness dalam membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan deskriptif melalui telaah terhadap 15 jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan pada tahun 2021–2026. Jurnal yang dianalisis membahas berbagai bentuk intervensi mindfulness, seperti mindfulness breathing, Mindfulness Based Stress Reduction (MBSR), meditasi mindfulness, mindfulness dengan deep focus music, mindfulness spiritual, serta kombinasi mindfulness dan self-management. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian melaporkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik yang signifikan setelah pemberian intervensi mindfulness. Selain itu, mindfulness juga terbukti mampu menurunkan tingkat stres, kecemasan, dan insomnia, meningkatkan kualitas tidur, serta memperbaiki kemampuan individu dalam mengelola penyakit secara mandiri. Pendidikan kesehatan berbasis mindfulness dan media edukasi juga efektif meningkatkan pengetahuan penderita hipertensi mengenai pengendalian tekanan darah. Dengan demikian, mindfulness dapat direkomendasikan sebagai terapi nonfarmakologis pendamping yang aman, mudah diterapkan, dan efektif dalam membantu pengendalian tekanan darah serta meningkatkan kualitas hidup penderita hipertensi.