Pemahaman konsep IPA fisika pada siswa sekolah dasar masih sering terkendala oleh sifat materi yang abstrak, terutama pada konsep cahaya, pembentukan bayangan, dan hubungan sebab-akibat antarfenomena. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan e-modul tematik berbasis multimedia terhadap pemahaman konsep IPA fisika siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian berjumlah 58 siswa kelas V dari dua sekolah dasar negeri yang dipilih melalui cluster sampling, terdiri atas 29 siswa pada kelompok eksperimen dan 29 siswa pada kelompok kontrol. Kelompok eksperimen belajar menggunakan e-modul tematik berbasis multimedia, sedangkan kelompok kontrol belajar melalui pembelajaran konvensional berbantuan buku teks dan penjelasan guru. Instrumen penelitian meliputi tes pemahaman konsep berbentuk pilihan ganda beralasan, lembar observasi keterlibatan belajar, dan angket respons siswa. Data kuantitatif dianalisis menggunakan normalized gain dan independent sample t-test, sedangkan data observasi dan angket dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata pretest kelompok eksperimen dan kontrol relatif setara, yaitu 48,3 dan 47,9. Setelah perlakuan, rata-rata posttest kelompok eksperimen meningkat menjadi 78,5, sedangkan kelompok kontrol mencapai 61,2. Nilai normalized gain kelompok eksperimen sebesar 0,59 berada pada kategori sedang, sedangkan kelompok kontrol sebesar 0,26 berada pada kategori rendah. Uji independent sample t-test menunjukkan perbedaan peningkatan yang signifikan antara kedua kelompok (t = 6,14; df = 56; p < 0,001). Rata-rata keterlibatan belajar kelompok eksperimen juga lebih tinggi (4,2 dari skala 5) dibandingkan kelompok kontrol (3,1 dari skala 5). Temuan ini menunjukkan bahwa e-modul tematik berbasis multimedia berpotensi memperkuat pemahaman konsep IPA fisika melalui integrasi teks, visual, animasi, audio, dan aktivitas interaktif yang sesuai dengan karakteristik belajar siswa sekolah dasar.