Ellen Prima
UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Latent Profile Analysis (LPA): Regulasi Emosi, Faktor Risiko, dan Kemampuan Penyesuaian Diri pada Anak Ellen Prima
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol. 18 No. 1 (2026): ANALITIKA JUNE
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v18i1.17711

Abstract

Penelitian ini berawal dari kesenjangan studi regulasi emosi anak usia dini yang jarang dianalisis dengan pendekatan berpusat pada individu. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi profil regulasi emosi anak serta faktor risiko yang memengaruhi penyesuaian diri jangka panjang. Analisis profil laten mengidentifikasi tiga jenis RE: Well-Regulated, Cognitively Disinhibited, dan Underregulated. Anak dalam kelompok Well-Regulated memiliki IQ lebih tinggi, sedangkan anak dalam kelompok Cognitively Disinhibited menunjukkan prestasi akademik lebih rendah dan agresivitas relasional lebih tinggi pada usia 10 tahun. Dengan melibatkan 238 anak dan ibu mereka, regulasi emosi diukur melalui reaktivitas emosional negatif, kontrol kognitif, dan observasi multi-metode. Analisis profil laten menemukan tiga tipe regulasi emosi: Well-Regulated, Cognitively Disinhibited, dan Underregulated. Anak dengan profil Well-Regulated memiliki IQ lebih tinggi, sementara kelompok Cognitively Disinhibited menunjukkan capaian akademik lebih rendah dan agresivitas relasional lebih tinggi pada usia 10 tahun. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi dini untuk mengatasi kesulitan regulasi emosi sebagai faktor risiko transdiagnostik bagi penyesuaian jangka panjang.
Association of Understanding the Concept of Khalifah Fil Ard on Ecological Responsibility of Primary School Students Dhiya Roiha Anah; Nurhawatee Sulongsen; Ellen Prima
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 9 No. 2 (2026): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v9i2.10864

Abstract

This study investigated the relationship between students' ecological responsibility and their comprehension of the concept of khalifah fil ard at MI Darun Najah Gandatapa, Banyumas Regency, Indonesia. The study used a correlational design and a quantitative methodology. Twenty-five Grade V students, selected through total sampling, served as participants. A questionnaire measuring students' comprehension of the concepts of khalifah fil ard and ecological responsibility was used to gather data. Expert judgment and item-total correlation analysis were used to validate the instrument, which showed high reliability (Cronbach's Alpha = 0.954). IBM SPSS Statistics Version 27 was used to analyze the data using descriptive statistics, linearity and normality tests, and simple linear regression. The findings showed a significant correlation between students' ecological responsibility and their comprehension of the concept of khalifah fil ard (β = 0.997, t = 45.140, p < 0.05). A significant amount of the variance in ecological responsibility was statistically linked to students' comprehension of the concept of khalifah fil ard, according to the coefficient of determination, which displayed an R2 value of 0.993. These results imply that students tend to exhibit greater ecological responsibility when they have a greater awareness of their role as Allah's stewards on earth. The study backs up Islamic environmental ethics' theoretical stance, which places a strong emphasis on human responsibility for environmental stewardship. However, because the study only included a small sample from one madrasah, the results should be interpreted with caution. It is advised that larger and more varied sample sizes be used in future research to better investigate the variables linked to students' ecological responsibility.
Confession Anonim sebagai Bentuk Katarsis di Platform X: Tinjauan Online Disinhibition Effect dan Self-Disclosure Najma Selima El Hasna; Ellen Prima
Jurnal Psikologi dan Konseling Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: April-Juni
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena confession anonim sebagai media katarsis digital bagi Generasi Z di platform X melalui sudut pandang Online Disinhibition Effect (ODE) dan pengungkapan diri. Menggunakan metode studi kepustakaan (library research), artikel ini menganalisis bagaimana melonggarnya hambatan psikologis di lingkungan daring memengaruhi intensitas pengungkapan diri. Hasil analisis menunjukkan bahwa enam faktor disinhibisi online terutama anonimitas disosiatif dan ketidakterlihatan memfasilitasi pengguna untuk melakukan pengungkapan diri secara lebih bebas dibandingkan dalam interaksi di dunia nyata. Ketika pengungkapan diri ini mendapatkan respons positif, terjadi proses katarsis (benign disinhibition) yang memberikan kelegaan emosional melalui fenomena yang dikenal sebagai ‘nyambat’. Namun, dinamika ini bersifat ambivalen (saling bertentangan). Jika terjebak dalam toxic disinhibition, aktivitas ini justru memicu oversharing, overthinking, dan kerentanan terhadap cyberbullying yang memperburuk kesejahteraan emosional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun ruang anonim di platform X dapat berfungsi sebagai media pelepasan emosi yang efektif, keberhasilannya sangat bergantung pada literasi digital pengguna dan kesadaran akan batasan dalam mengelola privasi.