Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan gerak dan fungsi gerak serta mengevaluasi efektivitas intervensi fisioterapi komunitas dalam menurunkan tingkat nyeri punggung bawah pada ibu hamil di Puskesmas Kendalsari. Kehamilan merupakan kondisi fisiologis yang disertai dengan berbagai perubahan anatomi, hormonal, dan biomekanik yang mempengaruhi sistem muskuloskeletal. Salah satu keluhan yang paling umum dialami oleh ibu hamil adalah nyeri punggung bawah, yang dapat menurunkan kualitas hidup serta membatasi aktivitas sehari-hari. Metode yang digunakan adalah pendekatan pre-eksperimental dengan desain pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol terhadap 12 ibu hamil dengan usia kehamilan 17-32 minggu. Instrumen yang digunakan adalah Numeric Rating Scale (NRS) untuk mengukur tingkat nyeri dan kuesioner untuk menilai keluhan serta aktivitas fungsional. Intervensi meliputi edukasi kesehatan, latihan fisioterapi seperti breathing exercise, pelvic tilt, stretching, serta senam ibu hamil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, tingkat nyeri berkisar antara skor 3-7, mayoritas berada pada kategori ringan hingga sedang (skala 4-6). Setelah intervensi, terjadi penurunan nyeri ke rentang skor 2-5, dengan mayoritas peserta berada pada kategori nyeri ringan. Hal tersebut menunjukkan penurunan intensitas nyeri sekitar 31%, dipengaruhi oleh latihan yang berfokus pada peningkatan stabilitas otot inti, fleksibilitas jaringan otot, serta kontrol postural selama aktivitas harian. Selain itu, edukasi yang diberikan turut meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai pentingnya menjaga postur tubuh dan tetap aktif secara fisik, mendukung proses adaptasi fisiologis selama kehamilan. Temuan ini sejalan dengan studi sebelumnya yang menunjukkan bahwa intervensi fisioterapi, baik melalui latihan maupun edukasi, efektif dalam mengurangi nyeri muskuloskeletal serta meningkatkan kenyamanan dan fungsi aktivitas harian ibu hamil.