Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ngerebeg Nini Sebagai Aktualisasi Memori dan Tindakan Kolektif Masyarakat Desa Silangjana Dalam Habitus Liturgi Agraris Putu Sanjaya; Putu Subawa; Luh Wantari; Putu Periyasa
Jurnal Penelitian Agama Hindu Vol 10 No 3 (2026)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/jpah.v10i3.3739

Abstract

Ngerebeg nini has become an agrarian practice based on the socio-religious beliefs of the people of Silangjana Village, a vertical relationship with Dewi Sri, a horizontal relationship between humans and the universe, as well as other metaphysical elements. The purpose of this research is to provide an explanation regarding the nature of agrarian community actions in rituals. This research applies a qualitative method within the framework of a case study. Data collection triangulation was conducted intensively for 1 month, without any distractions. The focus of the research became more directed because the researchers employed the purposive sampling method, having already determined the informants to be interviewed, starting from the subak leader, subak members, and jro mangku. After the data was collected and accumulated, thematic data analysis was conducted, involving reading, redefinition, reinterpretation, explanation, and conclusion of empirical data synchronized with relevant paradigms. Finally, data validity was applied thru source triangulation techniques, aimed at verifying the redefinition, reinterpretation, and explanation of the research results. Ngerebeg nini as an agricultural-based ritual ceremony performed by the community in Silangjana Village, as well as a representation of agrarian rituals, can be viewed from a theoretical perspective, particularly thru the paradigms of memory and collective action. Ngerebeg nini, from the perspective of habitus, as a manifestation of the mindset and actions of the agrarian community, is consistently carried out due to the system of idea inheritance from one generation to the next. Ngerebeg nini becomes a system of liturgical-based communalism that is generative, due to the legitimacy of Hinduism and social construction.
Pengaruh Problem-Based Learning Berbantuan Media Audiovisual terhadap Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar I Nyoman Budiarsana; Putu Sanjaya; I Ketut Suparya
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5108

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan keaktifan belajar, hasil belajar matematika, serta pengaruh simultan penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) berbantuan media audio visual terhadap siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan rancangan Non-Equivalent Pretest–Posttest Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 53 siswa kelas IV SD di Gugus V Kecamatan Busungbiu tahun pelajaran 2025/2026, dengan sampel 25 siswa yang dipilih melalui cluster sampling, terdiri atas 11 siswa kelompok eksperimen dan 14 siswa kelompok kontrol. Data keaktifan belajar dikumpulkan menggunakan lembar observasi, sedangkan hasil belajar matematika diukur melalui tes. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat, dan uji hipotesis dengan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) berbantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada keaktifan belajar dan hasil belajar matematika antara siswa yang belajar menggunakan model PBM berbantuan media audio visual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (p < 0,05). Selain itu, hasil uji MANOVA menunjukkan bahwa penerapan model PBM berbantuan media audio visual berpengaruh signifikan secara simultan terhadap keaktifan dan hasil belajar matematika (p < 0,05). Dengan demikian, model PBM berbantuan media audio visual efektif meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar serta layak diterapkan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, menarik, dan bermakna.