Dody Irawan
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Media Plang Edukasi Waktu Terurai Sampah Sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Lingkungan di Desa Teluk Bakau Feelia Beta Beta Hercita; Miranda Miranda; Nurhasikin Nurhasikin; Shazni Brilliant Hibatullah; Arif Ridho Prayoga; Ulfiyah Fathin; Ade Latifia; Enjel Restika Kengo; Rahma Sarita; Marisa Noviana Lubis; Dody Irawan
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i2.1422

Abstract

Pengelolaan sampah telah menjadi isu lingkungan yang penting seiring dengan meningkatnya produksi sampah dan masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pengelolaan sampah yang tepat. Permasalahan ini juga ditemukan di Desa Teluk Bakau, Kabupaten Bintan, dimana sebagian masyarakat masih membuang sampah tanpa melakukan pemisahan antara sampah organik dan anorganik, sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan menurunkan kualitas kebersihan lingkungan sekitar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah melalui implementasi media papan informasi edukatif tentang lama waktu sampah terurai di alam. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada masyarakat untuk mengukur tingkat kesadaran lingkungan sebelum dan sesudah pemasangan media edukasi. Tahapan kegiatan meliputi observasi lapangan, perancangan desain media, proses produksi, serta pemasangan papan informasi edukatif di area Taman Baca Masyarakat (TBM) Nusa Indah Desa Teluk Bakau. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa media edukasi visual tersebut mampu memberikan informasi yang mudah dipahami mengenai jenis-jenis sampah dan durasi waktupenguraiannya, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat serta mendorong perilaku yang lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Peningkatan Literasi Digital UMKM melalui Seminar Strategi Promosi Media Sosial di Desa Teluk Bakau, Bintan Amelia Amelia; Alifya Rahma 'Aillah; Jumiati Jumiati; Tarisa Melita Putri; M. Mudaffarsyah; Aidil Lidiana; Immanuel Malau; Nurul Annisa; Nirmala Kartika; Faalih Aziz Taquyyuddin; Dody Irawan
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i2.1424

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi digital pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Teluk Bakau, yang berdampak pada pemanfaatan media sosial sebagai instrumen promosi. Inisiatif ini bertujuan mengakselerasi literasi digital sekaligus meningkatkan keterampilan partisipan dalam mengoptimalkan media sosial guna memperluas jangkauan pasar. Pendekatan metodologis yang digunakan mencakup penyuluhan berbasis seminar, diskusi, serta pendampingan teknis terarah. Populasi sasaran melibatkan 13 individu yang merepresentasikan ibu-ibu kader PKK dan anggota Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Efektivitas program dievaluasi melalui kuesioner untuk mengukur komprehensi dan respons audiens. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memberikan respon sangat positif, dengan persentase sebesar 65,8% pada kategori sangat setuju dan 34,2% pada kategori setuju. Intervensi program ini terbukti secara empiris mampu menstimulasi pemahaman, kepercayaan diri, serta kesiapan UMKM dalam mengimplementasikan pemasaran digital. Lebih lanjut, pendampingan praktis memfasilitasi perancangan identitas visual (logo usaha) dan pengoperasian WhatsApp Business sebagai media promosi produk. Secara komprehensif, program ini berimplikasi konstruktif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat yang adaptif terhadap teknologi digital. Kesinambungan pemberdayaan serupa sangat krusial direalisasikan guna menjamin adaptabilitas pelaku usaha di tengah dinamika digital.