Program pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi digital pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Teluk Bakau, yang berdampak pada pemanfaatan media sosial sebagai instrumen promosi. Inisiatif ini bertujuan mengakselerasi literasi digital sekaligus meningkatkan keterampilan partisipan dalam mengoptimalkan media sosial guna memperluas jangkauan pasar. Pendekatan metodologis yang digunakan mencakup penyuluhan berbasis seminar, diskusi, serta pendampingan teknis terarah. Populasi sasaran melibatkan 13 individu yang merepresentasikan ibu-ibu kader PKK dan anggota Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Efektivitas program dievaluasi melalui kuesioner untuk mengukur komprehensi dan respons audiens. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memberikan respon sangat positif, dengan persentase sebesar 65,8% pada kategori sangat setuju dan 34,2% pada kategori setuju. Intervensi program ini terbukti secara empiris mampu menstimulasi pemahaman, kepercayaan diri, serta kesiapan UMKM dalam mengimplementasikan pemasaran digital. Lebih lanjut, pendampingan praktis memfasilitasi perancangan identitas visual (logo usaha) dan pengoperasian WhatsApp Business sebagai media promosi produk. Secara komprehensif, program ini berimplikasi konstruktif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat yang adaptif terhadap teknologi digital. Kesinambungan pemberdayaan serupa sangat krusial direalisasikan guna menjamin adaptabilitas pelaku usaha di tengah dinamika digital.
Copyrights © 2026