Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Media Digestion O’fun Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SDN Ngaliyan 05 Sri Winarsih; Dewi Nilam Tyas
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 2 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i2.4722

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan, menguji kelayakan dan menentukan efektivitas media pembelajaran Digestion O'fun berbasis Articulate Storyline dalam meningkatkan hasil belajar IPA materi sistem pencernaan manusia siswa kelas V SDN Ngaliyan 05. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model Borg & Gall. Subjek penelitian meliputi uji coba skala kecil 6 siswa dan skala besar sebanyak 21 siswa kelas V SDN Ngaliyan 05. Penelitian ini mengumpulkan data kuantitatif dan kualitatif melalui teknik tes dan non-tes, dengan instrumen berupa kuesioner, observasi, wawancara, serta soal pretest-posttest. Seluruh data yang terhimpun kemudian diolah menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Berdasarkan uji validitas, produk ini memperoleh skor sebesar 94% dari ahli media dan 93% dari ahli materi, sehingga dikategorikan sangat layak untuk digunakan. Hasil analisis data penelitian terbukti berdistribusi normal berdasarkan uji Shapiro-Wilk, sehingga analisis dilanjutkan dengan paired t-test yang menghasilkan nilai sig. 0,000. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh nyata dari perlakuan yang diberikan. Efektivitas tersebut diperkuat dengan perolehan nilai N-Gain sebesar 0,74, dengan kategori tinggi. Media Digestion O'fun yang telah dikembangkan pada materi sistem pencernaan manusia kelas V, dinyatakan sangat layak, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPA kelas V SDN Ngaliyan 05.
Penggunaan Cerita Anak Terhadap Pengembangan Kemampuan Bahasa dan Imajinasi Anak di SDN 02 Candisari Sri Winarsih; Sarnita; Aida Salsabila Aulia; Sri Sukasih
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 1 No. 3 (2023): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v1i3.268

Abstract

Masa usia 6 hingga 12 tahun merupakan masa peralihan dari taman kanak-kanak ke sekolah dasar (SD). Tahap ini dikenal juga dengan masa peralihan dari prasekolah ke akhir masa kanak-kanak hingga pubertas Pada umumnya setelah usia 6 tahun, perkembangan fisik dan mental anak sudah membaik, menjadi lebih sempurna. Metode yang digunakan ialah metode kualitatif yang mana data yang didapatkan yaitu dengan hasil dari wawancara dari pihak SDN 02 Candisari. Hasil penelitian bisa dilihat bahwa cerita yang disukai anak – anak yaitu bisanya tentang dongeng apalagi dongeng kalau kelas tinggi legenda berbau mistis. Kemudian menanggapi atau feedback cerita yang sudah pak guru sampaikan itu tadi tentang apa cerita tersebut. Strategi khususnya yaitu kalau anak rendah itu biasanya suka dongeng tentang hewan atau fabel begitu dengan menggunakan media gambar dan lain – lain. Kalau untuk tugas biasanya ada tentang cerita rakyat disekitar (desanya), mereka pun menggunakan bahasa baku saat penugasan dan menceritakan ceritanya. Kesimpulannya penggunaan cerita anak sangat lah memiliki pengaruh yang positif terhadap pengembangan kemampuan bahasa dan imajinasi anak. Diantaranya anak memahami kemampuan bahasa yakni meningkatkan kemampuan berbahasa anak agar dapat berkomunikasi secara lisan dengan lingkungannya.