Zahra Dwi Zahra Aulia
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Model Contextual Teaching And Learning (CTL) Dalam Menguatkan Karakter Kejujuran Dan Tanggung Jawab Siswa Pada Pembelajaran IPAS Zahra Dwi Zahra Aulia; Rana Gustian Nugraha; Sidqia Nurfadilah
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 2 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i2.4805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan karakter kejujuran dan tanggung jawab melalui implementasi model Contextual Teaching and Learning (CTL) pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) bab Ekosistem. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam tiga siklus berkelanjutan. Setiap siklus secara sitematis meliputi empat tahapan operasional, yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Lokasi penelitian bertempat di kelas V A SD Negeri 2 Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V A yang berjumlah 39 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan secara komprehensif meliputi teknik observasi langsung menggunakan lembar panduan amatan perilaku, serta teknik angket sikap tertutup skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model CTL efektif menguatkan karakter kejujuran dan tanggung jawab siswa. Peningkatan ini dibuktikan secara empiris dari kenaikan skor rata-rata klasikal dari 23,16 pada Siklus I menjadi 23,97 pada Siklus III, disertai penurunan jumlah siswa berkategori "Cukup" yang menyusut tajam hingga tersisa 2,78% di akhir siklus. Berdasarkan temuan ini, model CTL direkomendasikan sebagai salah satu strategi instruksional yang relevan untuk memperkuat dimensi Profil Pelajar Pancasila di sekolah dasar.