Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ChatGPT as Digital Scaffolding in Argumentative Writing for First-Year Students: A Systematic Literature Review (2020–2025) Dadan Djuanda; Riana Irawati; Diah Gusrayani; Nurdinah Hanifah; Rana Gustian Nugraha; Sidqia Nurfadilah; Regina Lichteria Panjaitan; Enjang Yusup Ali
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v7i1.2125

Abstract

This study examines the use of ChatGPT as a form of digital scaffolding in teaching argumentative writing for first-year college students. Although prior studies highlight the benefits of AI-assisted writing tools, there is still a lack of critical synthesis on how ChatGPT functions across cognitive, metacognitive, and pedagogical dimensions, as well as the risks associated with its use. Addressing this gap, this study employs a Systematic Literature Review (SLR) following PRISMA guidelines, analyzing 40 selected articles (2020–2025) from major academic databases. The findings show that ChatGPT serves as both a writing assistant and an interactive dialogue partner, providing multidimensional scaffolding that enhances idea organization, argument clarity, coherence, and students’ writing confidence. However, this study also identifies key challenges often underexplored in the literature, including over-reliance, academic integrity concerns, and limitations in verifying AI-generated content. These findings contribute a more critical perspective by emphasizing that while ChatGPT has strong potential to support adaptive and interactive learning, its integration must be accompanied by structured pedagogical strategies, strengthened digital and AI literacy, and the promotion of students’ critical thinking to ensure meaningful and independent learning outcomes.
Penerapan AI dalam Pendidikan: Strategi dan Praktik Deep Learning dalam Kurikulum Pendidikan Dasar di Pulau Tidung Kepulauan Seribu Dety Amelia Karlina; Enjang Yusup Ali; Dadan Djuanda; Riana Irawati; Sidqia Nurfadilah
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 8, No 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v8i1.13552

Abstract

The integration of artificial intelligence (AI) into the elementary school curriculum was officially implemented by the Indonesian government in the first semester of 2025/2026. This policy requires teachers to be pedagogically prepared; however, schools in island regions such as Pulau Tidung still face challenges in terms of infrastructure, access to training, and digital competence. This community service program aimed to describe the implementation and outcomes of the program “AI Implementation in Education: Strategies and Deep Learning Practices in the Elementary Curriculum.” The methods included problem identification, program planning, interactive seminars, evaluation, and follow-up through the establishment of a teacher community, with 25 kindergarten and elementary school teachers as participants. The results indicated 100% participation, moderate improvement in understanding, enhanced practical skills in using simple AI applications, and the ability to integrate AI into lesson planning. The findings suggest that practice-based training can increase teachers’ confidence in adopting technology, although continuous mentoring remains necessary. This program contributes to bridging the digital competence gap among teachers in island regions while offering an initial model of AI integration based on deep learning in elementary education. 
Efektivitas Resource Based Learning Berbantuan E-LKPD Terhadap Literasi Digital Siswa Sekolah Dasar Pada Pembelajaran IPAS Rizka Muthia Shofariyyah; Nurdinah Hanifah; Sidqia Nurfadilah
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 2 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i2.4789

Abstract

Penelitian mengenai integrasi Resource Based Learning (RBL) dan E-LKPD dalam meningkatkan literasi digital siswa sekolah dasar masih terbatas, khususnya pada pembelajaran IPAS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Resource Based Learning berbantuan E-LKPD terhadap literasi digital siswa sekolah dasar pada pembelajaran IPAS. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain pretest–posttest control group. Subjek penelitian terdiri atas 80 siswa kelas V SDN Sindangpanon yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing berjumlah 40 siswa. Kelas eksperimen memperoleh pembelajaran menggunakan Resource Based Learning berbantuan E-LKPD, sedangkan kelas kontrol menggunakan Guided Discovery Learning. Data dikumpulkan melalui tes literasi digital dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon, uji Mann–Whitney U, dan analisis N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami peningkatan literasi digital yang signifikan (p < 0,001) dengan nilai N-gain sebesar 0,44 pada kategori sedang, sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai N-gain sebesar -0,02 pada kategori rendah dan tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan (p = 0,177). Hasil uji Mann–Whitney U menunjukkan bahwa perbedaan peningkatan kedua kelas belum signifikan secara statistik (p = 0,065), meskipun kelas eksperimen menunjukkan peningkatan yang lebih baik dibandingkan kelas kontrol. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi RBL dan E-LKPD berpotensi mendukung pengembangan literasi digital siswa sekolah dasar melalui pembelajaran yang lebih aktif, mandiri, dan berbasis pemanfaatan sumber belajar digital. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pembelajaran IPAS yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pembelajaran abad ke-21.   
Efektivitas Model Contextual Teaching And Learning (CTL) Dalam Menguatkan Karakter Kejujuran Dan Tanggung Jawab Siswa Pada Pembelajaran IPAS Zahra Dwi Zahra Aulia; Rana Gustian Nugraha; Sidqia Nurfadilah
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 2 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i2.4805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan karakter kejujuran dan tanggung jawab melalui implementasi model Contextual Teaching and Learning (CTL) pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) bab Ekosistem. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam tiga siklus berkelanjutan. Setiap siklus secara sitematis meliputi empat tahapan operasional, yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Lokasi penelitian bertempat di kelas V A SD Negeri 2 Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V A yang berjumlah 39 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan secara komprehensif meliputi teknik observasi langsung menggunakan lembar panduan amatan perilaku, serta teknik angket sikap tertutup skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model CTL efektif menguatkan karakter kejujuran dan tanggung jawab siswa. Peningkatan ini dibuktikan secara empiris dari kenaikan skor rata-rata klasikal dari 23,16 pada Siklus I menjadi 23,97 pada Siklus III, disertai penurunan jumlah siswa berkategori "Cukup" yang menyusut tajam hingga tersisa 2,78% di akhir siklus. Berdasarkan temuan ini, model CTL direkomendasikan sebagai salah satu strategi instruksional yang relevan untuk memperkuat dimensi Profil Pelajar Pancasila di sekolah dasar.