Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimasi Sistem Drainasi Dalam Rangka Penanganan Banjir Polder Kemayoran Haryo Istianto; Fajar Baskoro Wicaksono; Rahmat Suria Lubis
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jakarta sebagai ibukota negara memiliki 43 sistem polder untuk mengatasi masalah banjir, salah satunya adalah Polder Kemayoran. Polder tersebut mengalami banjir pada tahun 2020 yang mengakibatkan jalan Benyamin Suieb kebanjiran dan underpass kemayoran timur tenggelam. Kinerja polder tergantung pada kondisi infrastrukturnya seperti tanggul, saluran drainasi, kolam retensi, pompa yang sangat menentukan dalam mengontrol muka air di dalam sistem. Secara umum, banjir yang terjadi disebabkan oleh tanggul yang jebol, saluran yang memerlukan normalisasi, dan peningkatan kapasitas pompa dan kolam retensi. Untuk itu, perlu dilakukan identifikasi awal terhadap permasalahan yang terjadi di Polder Kemayoran.Studi ini bertujuan untuk mengoptimasi sistem drainasi yang ada dalam rangka menangani banjir di Polder Kemayoran. Metode yang digunakan untuk optimasi sistem drainasi di Polder Kemayoran dalam studi ini menggunakan perhitungan analisa hidraulik saint venant equation dengan memanfaatkan software numeric DUFLOW. Tiga skenario seperti kondisi eksisting, normaliasi saluran dan pemanfaatan waduk golf akan digunakan untuk mencari skenario yang optimal. Hasil studi menunjukkan kondisi eksisiting tidak dapat mengatasi banjir, baik sebelum atau sesudah dilakukan normalisasi. Optimasi pompa dan pemanfaatan waduk golf sebagai kolam retensi dapat mengatasi banjir berdasarkan hasil simulasi Kapasitas pompa eksisting sebesar 4 m3/s sudah cukup jika kolam golf seluas 13.6 Ha ini digunakan sebagai tampungan sementara
Identifikasi Awal Perencanaan Infrastruktur Keairan Berwawasan Kekeringan Di Daerah Aliran SungaiLasolo: Preliminary Identification of Drought-Based Water Infrastructures Planning in Lasolo Catchment Area Fajar Baskoro Wicaksono; Haryo Istianto; F.X. Suryadi
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Lasolo merupakan bagian dari Wilayah Sungai Lasolo-Konaweha. Luas DAS Lasolo adalah 5.845,76 km2, sebagian besar masuk ke dalam wilayah administrasi Provinsi Sulawesi Tenggara. Pola Pengelolaan SDA WS (Pola PSDA WS) Lasolo-Konaweha (2012) menyebutkan bahwa kekeringan di musim kemarau terjadi karena belum termanfaatkannya potensi air akibat belum adanya sarana dan prasarana yang memadai. Heim (2002) menjelaskan bahwa kekeringan mempengaruhi berbagai macam sektor, kekeringan menyebar dengan secara geografis dan temporal yang beragam, dan permintaan pasokan air oleh sistem yang digunakan manusia. Untuk analisis dengan menggunakan data curah hujan tahunan dan periode bulan Mei-Oktober, pada tahun 2012 seluruh PCH menunjukan keadaan kekeringan karena dalam kondisi kurang dari Desil 4 atau kondisi di bawah rata-rata curah hujan normal. Kondisi kekeringan pada periode bulan Agustus – Januari lebih sering terjadi, yaitu pada tahun 2015 dan 2018. Kondisi Desil 1 atau amat sangat di bawah rata-rata pada periode bulan Agustus – Januari terjadi pada tahun 2018, yaitu PCH Asera (243 mm/ 6 bulan) dan PCH Lamonae (167 mm/ 6 bulan), untuk PCH Wiwirano terjadi pada tahun 2015 sebesar 602 mm/ 6 bulan. Hasil studi menunjukan bahwa bagian selatan dari DAS Lasolo (PCH Asera dan Wiwirano) lebih basah dibandingkan dengan daerah utara DAS tersebut (PCH Lamonae).