This Author published in this journals
All Journal JEBD
Bima Aprianto. S
a:1:{s:5:"en_US";s:40:"Universitas Katolik Musi Charitas (UKMC)";}

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Manajemen Risiko Pada CV XYZ Dengan Menerapkan ISO 31000:2018 Bima Aprianto. S; Wayan Pondra Lesmana; Sri Andayani
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 4 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi risiko yang terdapat pada CV. XYZ menggunakan pendekatan manajemen risiko berdasarkan ISO 31000:2018. CV. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang digital printing, advertising, sipil, dan interior/mebel yang memiliki berbagai aktivitas operasional dengan potensi risiko yang beragam. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis risiko dilakukan melalui tahapan identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko, dan perlakuan risiko sesuai kerangka kerja ISO 31000:2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sepuluh risiko utama yang teridentifikasi, meliputi kesalahan produksi cetak, keterlambatan pembayaran pelanggan corporate, kesalahan pengukuran lapangan, kerusakan mesin digital printing, kerusakan alat kerja proyek, risiko robohnya papan reklame, kehilangan dokumen administrasi, kesalahan perhitungan biaya proyek, hasil cetakan yang tidak diambil pelanggan, dan belum adanya standar operasional prosedur (SOP) tertulis. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa risiko kesalahan produksi cetak, keterlambatan pembayaran pelanggan corporate, dan tidak adanya SOP tertulis berada pada kategori risiko ekstrem. Oleh karena itu, perusahaan perlu menerapkan berbagai strategi mitigasi seperti penyusunan SOP, peningkatan quality control, digitalisasi administrasi, pemeliharaan peralatan secara berkala, dan perbaikan kebijakan pembayaran pelanggan guna mengurangi tingkat risiko dan meningkatkan efektivitas operasional perusahaan.