Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Redesain Kotak Tisu Berbahan Kardus Bekas Berbasis Voice of Customer Menggunakan Metode Nigel Cross dan Quality Function Deployment Nahdah Fadhilah; Sastika Amalia; Muhammad Khatami; Suci Ayu Lestari; Jihan Fatika; Ahmad Tarmizi; Robi Andini; Muhammad Fatih Nabil; T Mulia Daffa; Ghifari Ramadhan
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1994

Abstract

Pemanfaatan limbah kardus bekas sebagai bahan baku produk rumah tangga merupakan salah satu upaya mendukung konsep keberlanjutan melalui peningkatan nilai guna material yang telah digunakan. Namun, sebagian besar produk kotak tisu yang beredar di pasaran masih berfokus pada fungsi utama sebagai wadah penyimpanan tisu tanpa mempertimbangkan kebutuhan konsumen secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan merancang ulang kotak tisu berbahan kardus bekas yang berorientasi pada kebutuhan konsumen menggunakan metode Nigel Cross dengan pendekatan Quality Function Deployment (QFD). Tahapan penelitian meliputi identifikasi kebutuhan konsumen, clarifying objectives, establishing function, setting requirement, determining characteristics menggunakan House of Quality, generating alternatives, dan evaluating alternatives. Data diperoleh melalui brainstorming dan penyebaran kuesioner kepada responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut yang menjadi prioritas konsumen meliputi kekuatan produk, desain yang menarik, kemudahan penggunaan, dimensi yang sesuai, dan harga yang terjangkau. Berdasarkan hasil QFD, kebutuhan konsumen diterjemahkan menjadi karakteristik teknis yang menjadi dasar dalam pengembangan desain. Produk akhir memiliki dimensi 22 × 13 × 12,5 cm dengan material utama berupa kardus bekas yang dipadukan dengan elemen dekoratif sehingga menghasilkan produk yang lebih fungsional, estetis, ekonomis, dan ramah lingkungan. Integrasi metode Nigel Cross dan QFD menghasilkan proses perancangan yang sistematis serta mampu meningkatkan kesesuaian desain dengan kebutuhan konsumen.
Human-Centered Ergonomic Assesment of Concrete Block Production Workers Using OWAS Framework Suci Ayu Lestari; Roja Safitriyawi; Tya Ulfah; Yasintha Wahida Tiana; Pesona Dessritina
INKOFAR Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background Concrete block MSMEs rely heavily on repetitive manual material handling (MMH), forcing workers into awkward postures that increase the risk of Work-related Musculoskeletal Disorders (WMSDs). Purpose To evaluate working postures and load limits across four critical production phases and formulate feasible, low-cost ergonomic interventions. Methodology A purposive single-worker case study was conducted using the Ovako Working Posture Analysis System (OWAS) to assess biomechanical risks during mixing, transferring, molding, and drying activities. Findings The OWAS assessment classified the critical production phases into Action Categories 3 and 4, indicating significant musculoskeletal risks caused by conventional tools and non-standardized work methods. Practical ergonomic interventions, including mechanical tippers and extended press handles, were proposed to reduce these risks. Implications The findings provide a practical ergonomic improvement strategy for concrete block MSMEs. However, the single-worker design limits generalizability, highlighting the need for future longitudinal studies involving multiple workers. Originality This study bridges the gap between advanced biomechanical risk assessment and affordable field implementation by proposing practical ergonomic solutions for informal-sector concrete block production, thereby establishing a standardized baseline for future localized ergonomic research.