Arya Andra Gunawan
Program Studi Teknik Sipil Universitas Dharma Andalas

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Desain Ulang Stuktur Atas Bangunan Gedung Obgyn dan Neurologi RSUD Prof. Dr. MA Hanafiah Kota Batusangkar Arya Andra Gunawan; Hazmal Herman
JURNAL RIVET Vol 6 No 01 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/rivet.v6i01.2751

Abstract

Dokumen ini membahas perancangan struktur bangunan yang tahan gempa di daerah rawan gempa, khususnya di Sumatera Barat dan Kabupaten Tanah Datar, dengan objek penelitian Bangunan Gedung Obgyn dan Neurologi RSUD Prof. Dr. M. A. Hanafiah Kota Batusangkar. Dengan posisi geografi yang terletak di jalur Ring of Fire dan pertemuan tiga lempeng tektonik, wilayah ini memiliki risiko tinggi terhadap bencana gempa bumi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gempa bumi terhadap struktur bangunan dan merancang solusi yang efektif untuk meningkatkan ketahanan bangunan. Metodologi yang digunakan mencakup pengumpulan data, investigasi geoteknik, preliminary design, pemodelan menggunakan software ETABS 2015, serta perhitungan desain tulangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengaruh P-delta dapat diabaikan dalam desain struktur, dengan nilai simpangan antarlantai yang memenuhi standar SNI 1726:2019. Desain tulangan balok yang dihasilkan memiliki dimensi Sloof 700 x 300 mm, Kolom K1 500 x 500 mm, K2 500 x 300 mm, Balok B1 500 x 300 mm, BA1 500 x 300 mm, BA2 450 x 250 mm, BA3 300 x 200 mm, dan Pelat 125 mm dengan spesifikasi tulangan yang sesuai untuk menahan beban lentur. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk penerapan desain yang lebih baik dalam pembangunan gedung di daerah rawan gempa serta pentingnya pemahaman tentang perilaku struktur dalam menghadapi gempa. Dengan demikian, diharapkan penelitian ini dapat menjadi acuan bagi perencana dan pelaksana konstruksi dalam menciptakan bangunan yang lebih aman dan tahan terhadap bencana alam di Indonesia.