Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Pencatatan Bank Sampah Berbasis Microsoft Excel untuk Meningkatkan Pengetahuan Pengurus RT 07 Pasar Kemis Tangerang Ratih Wulandari; Henry Choiril Adam; Rakhma Oktavina; Ina Siti Hasanah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Darma Saskara Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/abdimasug.2026.v6i1.291

Abstract

Peningkatan jumlah sampah botol plastik rumah tangga memerlukan sistem pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan di tingkat masyarakat. Bank Sampah Botol Plastik Kuta Baru Tangerang telah menjalankan kegiatan pengumpulan sampah plastik, namun pengelolaannya masih menghadapi berbagai kendala, antara lain pencatatan yang dilakukan secara manual, belum tersusunnya struktur organisasi yang formal, serta belum terdokumentasinya prosedur operasional secara sistematis. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan bank sampah melalui digitalisasi administrasi menggunakan Google Forms dan Microsoft Excel. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang meliputi tahapan Discovery, Dream, Design, Define, dan Destiny. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya struktur organisasi dan pembagian tugas yang lebih jelas, tersusunnya standard operating procedure (SOP) dan alur operasional, tersedianya media edukasi dan formulir digital, serta terimplementasinya sistem informasi administrasi berbasis Microsoft Excel. Penerapan sistem digital mampu meningkatkan efisiensi pencatatan, memudahkan pengelolaan data, serta mendukung penyusunan laporan secara lebih cepat dan terstruktur. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kemampuan pengelola dalam memanfaatkan teknologi digital sederhana, memperkuat kelembagaan bank sampah, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Model yang dikembangkan berpotensi direplikasi pada komunitas lain untuk mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat.   The increasing volume of household plastic bottle waste requires an effective and sustainable community-based management system. The Plastic Bottle Waste Bank in Kuta Baru, Tangerang has implemented plastic waste collection activities; however, its management was constrained by manual recordkeeping, the absence of a formal organizational structure, and undocumented operational procedures. This community service program aimed to strengthen waste bank management through administrative digitalization using Google Forms and Microsoft Excel. The program adopted the Asset-Based Community Development (ABCD) approach, consisting of the Discovery, Dream, Design, Define, and Destiny stages. The results showed the establishment of a clearer organizational structure and task allocation, the development of standard operating procedures (SOPs) and operational workflows, the provision of educational media and digital forms, and the implementation of an Excel-based administrative information system. The digital system improved recording efficiency, facilitated data management, and enabled faster and more structured report generation. In addition, the program enhanced managers’ digital competencies, strengthened local institutional capacity, and encouraged greater community participation in waste management activities. The developed model has the potential to be replicated in other communities to support sustainable waste management and community empowerment.