Marshafenda Satika
Universitas Negeri Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Buku Saku Dikara Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Materi Indonesia Kaya Budaya Kelas IV SDN Tambakaji 01 Marshafenda Satika; Ika Ratnaningrum; Tri Murtini
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.14930

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS materi Indonesiaku Kaya Budaya (Kearifan Lokal) yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah serta keterbatasan penggunaan media yang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Buku Saku DIKARA (Digital Bermuatan Kearifan Lokal dan Nilai Karakter), mengetahui tingkat kelayakan media, serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri dari 12 peserta didik kelas IV sekolah dasar. Teknik pengumpulan data meliputi tes dan non-tes, dengan instrumen berupa pretest dan posttest serta wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Buku Saku DIKARA memperoleh tingkat kelayakan sebesar 96% dari ahli media dan 96% dari ahli materi dengan kategori sangat layak. Hasil uji efektivitas menunjukkan nilai signifikansi paired sample t-test < 0,05 sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Selain itu, nilai N-Gain sebesar 0,7463 (74,62%) berada pada kategori sedang, yang menunjukkan bahwa media cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Dengan demikian, Buku Saku DIKARA dinyatakan layak dan cukup efektif digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Indonesiaku Kaya Budaya (Kearifan Lokal) di sekolah dasar.