Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Personal Branding Influencer Dalam Membangun Engangement Followers Tiktok (Studi Kualitatif pada akun @Khairainsyira_ ) Vhiona Rizkia Fadilah
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/y2v3xf34

Abstract

Perkembangan media social, Khususnya Tiktok, telah mendorong lahirnya influencer sebagai aktor strategis dalam praktik komunikasi digital. Meskipun demikian kajian akademik yang secara spesifik membahas strategi personal branding influencer dalam membangun engagement followers. Penelitian ini menggunakan pendekatam kualitatif dengan metode studi kasus. Data didapatkan melalui wawancara dalam jangka Panjang kepada subjek penelitian, lalu dianalisis menggunakan Teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi personal branding @Khairainsyira_ dibangun melalui keaslian diri (Authentivity), konsistensi unggahan konten, selektivitas dalam mengikuti trend, serta interaksi aktif dengan followers. Strategi tersebut berkontribusi signnifikan dalam meningkatkan engagement yang ditunjukan melalui like, komentar, share, dan viewers. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada cakupan subjek penelitian yang bersifat Tunggal. Oleh karna itu, Penelitian berikutnya diharapkan bisa diterapkan secara nyata, dan penelitian ini semoga dapat memberikan manfaat dalam perkembangan pemahaman tentang komunikasi digital dan pembentukan merek pribadi di media sosial.
Komunikasi Resilensi Guru dalam Kasus Perundungan di Sekolah Ali Alamsyah Kusumadinata; Anna Nur Aulia; Putriani Nuri Maulida; Sanita; Siti Dwi Septiana; Siti Nur Haliza; Vhiona Rizkia Fadilah; Willy Widinia
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i11.21962

Abstract

Perundungan di sekolah masih menjadi isu yang sering terjadi dan memberikan dampak negative terhadap pertumbuhan siswa. Dalam menghadapi masalah ini, peran guru sangat penting, terutama melalui kemampuan komunikasi yang baik dan Tangguh agar dapat membantu siswa yang terlibat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana guru menggunakan komunikasi resiliensi dalam menghadapi kasus perundungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data di peroleh dari wawancara dengan tiga guru dari berbagai sekolah, dan observasi kegiatan di sekolah. Hasil penelitian menujukan bahwa guru menerapkan komunikasi resiliensi dalam tiga tahap yaitu tahap pencegahan, penanganan, dan pemulihan. Pada tahap pencegahan guru melakukan edukasi dan sosialisasi mengenai dampak dari perundungan. Di tahap penanganan, guru menggunakan pendekatan pribadi dan melakukan mediasi antara pelaku dan korban. Sementara pada tahap pemulihan, guru bekerjasama dengan orang tua dan pihak sekolah untuk membantu korban bangkit kembali serta memberikan pembinaan kepada pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya. Secara umum kemampuan guru dalam berkomunikasi dengan tenang, penuh empati, dan terbuka memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, mendukung dan bebas dari perundungan.