Putri Prihandini Agustin
Universitas Trunodjoyo Madura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI LAYANAN PENDIDIKAN BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS “SLOW LEARNER” DI SLB SAMUDRA LAVENDER Ramzi Al Bani Thariq; Putri Prihandini Agustin; Hesti Wahyu Widayanti; Mahsa Kamilah; Nova Estu Harsiwi
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.11528

Abstract

ABSTRACT Slow learners are children with special educational needs who require learning services tailored to their abilities and characteristics. Their slower learning pace often creates challenges in achieving optimal academic outcomes. This study aimed to analyze the implementation of educational services for slow learner students at Lavender Ocean Special School. The study employed a qualitative approach with a case study design. Research participants were selected through purposive sampling and consisted of classroom teachers who directly handled slow learner students. Data were collected through in-depth interviews and classroom observations, then analyzed using the Miles and Huberman interactive model. Data validity was ensured through technique triangulation by comparing interview and observation results. The findings revealed that slow learner students were grouped according to their ability levels and received learning support through direct instruction, modeling, and individualized assistance. Teachers also utilized contextual approaches and concrete learning media to facilitate students’ understanding. Learning evaluation was conducted through diagnostic, formative, and summative assessments integrated with Individualized Education Programs (IEPs). The main challenges included diverse student abilities within the same classroom, limited learning facilities, and the need for intensive guidance. Collaboration between teachers and parents played a crucial role in addressing these challenges. The study concludes that educational services that are flexible, concrete, and oriented toward individual student needs are essential for supporting the learning success of slow learner students in special education settings. ABSTRAK Anak slow learner memerlukan layanan pendidikan yang disesuaikan dengan kemampuan dan karakteristik belajarnya karena mengalami hambatan dalam memahami materi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus slow learner di SLB Samudra Lavender. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah guru kelas yang menangani peserta didik slow learner dan dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi kelas, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan pendidikan dilaksanakan melalui pengelompokan peserta didik berdasarkan tingkat kemampuan, penggunaan metode instruksi langsung, modelling, pendampingan individual, serta pemanfaatan media konkret dan pendekatan kontekstual. Evaluasi pembelajaran dilakukan melalui asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif yang dipadukan dengan Program Pembelajaran Individual. Kendala yang dihadapi meliputi heterogenitas kemampuan peserta didik, keterbatasan sarana pembelajaran, dan tingginya kebutuhan pendampingan. Untuk mengatasinya, guru menjalin kerja sama dengan orang tua dalam mendukung proses belajar anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa layanan pendidikan yang fleksibel, konkret, dan berorientasi pada kebutuhan individu berperan penting dalam mendukung keberhasilan belajar anak slow learner di SLB.
ANALISIS PERAN GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA MELALUI PEMBELAJARAN IPS SD ERA GLOBALISASI UNTUK MEWUJUDKAN SDGS4 Priyono Tri Febrianto; Putri Prihandini Agustin; Hesti Wahyu Widayanti; Mahsa Kamilah; Nanda Octavia Ramadhani
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.10118

Abstract

The era of globalization presents complex challenges for the identity formation of elementary school students due to the rapid flow of unfiltered information. The main focus of this study is to analyze the strategic role of teachers in instilling character values ​​through Social Studies (IPS) learning to support the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs) 4 concerning quality education. This study used a literature study method by reviewing thirteen selected scientific sources from the period 2020 to 2026. The research stages included determining the focus of the study, searching for reputable national journal articles, in-depth content analysis, and synthesizing the results in the form of descriptive-analytical narratives. The research findings indicate that teachers have a vital function as role models, motivators, and facilitators in internalizing the values ​​of honesty, discipline, responsibility, and social awareness in students. The implementation of IPS learning strategies based on a contextual approach and the integration of local wisdom has proven highly effective in strengthening students' personalities from an early age. However, significant obstacles were found in the form of low synergy between schools and parents and teachers' limited understanding of the holistic concept of character. The main conclusion emphasizes that optimizing the role of teachers through pedagogical innovation in social studies classes is a crucial tool for producing an intellectually intelligent and morally resilient generation. Cross-sector synergy is essential to ensure national education can sustainably face the dynamics of the global era for the nation's progress. ABSTRAK Era globalisasi menghadirkan tantangan kompleks bagi pembentukan identitas siswa sekolah dasar akibat derasnya arus informasi yang tidak tersaring. Fokus utama penelitian ini adalah menganalisis peran strategis guru dalam menanamkan nilai karakter melalui pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) 4 mengenai pendidikan berkualitas. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan meninjau tiga belas sumber ilmiah terpilih dari periode 2020 hingga 2026. Tahapan penelitian meliputi penetapan fokus kajian, penelusuran artikel jurnal nasional bereputasi, analisis konten secara mendalam, serta sintesis hasil dalam bentuk narasi deskriptif-analitis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki fungsi vital sebagai teladan, motivator, sekaligus fasilitator dalam menginternalisasi nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial siswa. Implementasi strategi pembelajaran IPS yang berbasis pada pendekatan kontekstual dan integrasi kearifan lokal terbukti sangat efektif dalam memperkuat kepribadian siswa sejak usia dini. Meskipun demikian, ditemukan kendala signifikan berupa rendahnya sinergi antara pihak sekolah dengan orang tua serta terbatasnya pemahaman guru mengenai konsep karakter yang holistik. Simpulan utama menegaskan bahwa optimalisasi peran guru melalui inovasi pedagogis di kelas IPS merupakan instrumen krusial untuk mencetak generasi yang cerdas secara intelektual dan tangguh secara moral. Sinergitas lintas sektor sangat diperlukan untuk memastikan pendidikan nasional mampu menghadapi dinamika zaman global secara berkelanjutan bagi kemajuan bangsa.