Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menumbuhkan Motivasi Belajar Al-Qur’an melalui Pendekatan “Mudah dan Menyenangkan” dalam Metode Ummi: Studi Kasus di Rumah Quran Al-Mujahidin Novien Haryanti; Gita Amelya; Fatmawaty
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): July : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i3.1350

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan pembelajaran Al-Qur’an. Dalam praktiknya, sebagian peserta didik masih memandang pembelajaran Al-Qur’an sebagai aktivitas yang sulit, monoton, dan menimbulkan tekanan psikologis, sehingga minat dan keterlibatan belajar cenderung menurun. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pendekatan “mudah dan menyenangkan” dalam Metode Ummi untuk menumbuhkan motivasi belajar Al-Qur’an di Rumah Quran Al-Mujahidin. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru, pengelola, dan peserta didik, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar tumbuh melalui empat aspek utama, yaitu pendekatan kasih sayang guru, suasana belajar interaktif dan menyenangkan, pemberian apresiasi serta penguatan positif, dan pengalaman keberhasilan bertahap. Keempat aspek tersebut menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berpusat pada peserta didik. Temuan ini menegaskan bahwa Metode Ummi tidak hanya mendukung kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga membangun motivasi belajar yang berkelanjutan. Pendekatan ini relevan diterapkan pada lembaga pendidikan Al-Qur’an nonformal yang membutuhkan strategi pembelajaran humanis, efektif, dan bermakna secara praktis.
indonesia PENDIDIKAN MULTIKULTURAL SEBAGAI FONDASI PENGUATAN NILAI-NILAI KEBERAGAMAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM: bahasa indonesia Tedy Dwi Cahyadi; Shuhaib Arumi; Husnul Amaliyah; Putri Rizki Utami; Fatmawaty
NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 2 No. 3 (2026): NAAFI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian (P3M) STKIP Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62387/naafi.v2i3.444

Abstract

Indonesia is a country with a rich diversity of ethnicities, cultures, languages, and religions. This diversity requires an educational approach that fosters mutual respect to prevent social conflict. However, reality shows that intolerance, discrimination, social prejudice, and a lack of understanding of diversity persist in society. This article aims to examine multicultural education as a foundation for strengthening the values ​​of diversity and explain its relevance from an Islamic perspective. The method used is library research with a qualitative-conceptual approach. The results of the study indicate that multicultural education is able to instill the values ​​of tolerance, justice, respect for differences, and social cooperation. These values ​​are deeply aligned with Islamic teachings, particularly the values ​​of ta'aruf (community), tasamuh (community to one another), ukhuwah (brotherhood), ta'awun (community to one another), and al-'adalah (the principle of unity). Thus, multicultural education plays a foundation in forming a harmonious, inclusive, and just society in accordance with the spirit of Islam rahmatan lil 'alamin (blessing for the universe).