Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Sistem Monitoring Task Dan Manajemen Proyek Berbasis Web Menggunakan Framework Laravel Pada Pt X Misbahul Munir; Faisal Muttaqin
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): July : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i3.1376

Abstract

Efektivitas pengelolaan tugas proyek menentukan keberhasilan operasional perusahaan teknologi informasi. PT X, pengembang perangkat lunak Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) di Indonesia, masih menghadapi kendala pada sistem monitoring task lama yang berbasis PHP native. Keterbatasan sistem tersebut meliputi lemahnya keamanan autentikasi, belum adanya kontrol akses berbasis peran (RBAC), relasi database yang kurang terstruktur, serta belum tersedianya visualisasi data analitik untuk pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring task berbasis web dengan arsitektur Single Page Application (SPA) menggunakan framework Laravel 12, Vue.js 3, dan Inertia.js. Metode pengembangan sistem menggunakan model Waterfall yang mencakup tahap analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Hasil penelitian menghasilkan platform Admin Panel untuk tim internal Product Owner dengan fitur dashboard analytics, kanban board, RBAC, activity log, notifikasi, import/export data, dan SLA tracking. Pengujian fungsionalitas menggunakan metode Black Box Testing menunjukkan bahwa 11 modul utama berjalan sesuai skenario pengujian. Implementasi sistem ini mampu meminimalkan proses manual serta meningkatkan efisiensi pengawasan tugas proyek secara signifikan.
Analisis Perbandingan Performa Koneksi Database Postgresql 17 Dengan Arsitektur Direct Connection Dan Connection Pooling Pgbouncer Muhammad Fahrur Rozi; Faisal Muttaqin
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): July : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i3.1377

Abstract

Transformasi digital mendorong kebutuhan infrastruktur basis data yang stabil, efisien, dan mampu melayani transaksi konkuren dalam jumlah besar. PostgreSQL menggunakan model proses per koneksi sehingga peningkatan jumlah klien dapat menambah beban memori, CPU, dan waktu inisialisasi. Penelitian ini bertujuan membandingkan performa arsitektur direct connection melalui HAProxy dengan arsitektur connection pooling menggunakan PgBouncer pada PostgreSQL 17. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimental berbasis benchmarking PGBench dalam lingkungan Docker Compose. Pengujian dilakukan pada tiga skenario beban, yaitu 10, 50, dan 100 klien simultan dengan empat thread selama 60 detik. Parameter yang dianalisis meliputi latency, throughput dalam satuan Transactions Per Second (TPS), waktu inisialisasi koneksi, dan jumlah proses koneksi aktif. Hasil menunjukkan bahwa direct connection lebih responsif pada beban ringan hingga menengah. Namun, pada 100 klien, PgBouncer dengan mode transaction pooling menghasilkan TPS lebih tinggi, yaitu 263,65 dibandingkan 231,47, memperpendek waktu inisialisasi koneksi, serta menurunkan proses aktif dari 105 menjadi 26. Temuan ini menunjukkan bahwa connection pooling lebih sesuai untuk sistem dengan lonjakan koneksi tinggi.