This study was motivated by the low speaking skills (maharah kalam) of students, which were caused not only by limited linguistic competence but also by the lack of authentic and continuous speaking practice in the learning process. The study aimed to implement Vlog media as a learning strategy to improve students’ Arabic speaking skills. This research employed a Classroom Action Research design based on the Kemmis and McTaggart model conducted in two cycles, consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The subjects of the study were 32 students of class IX B at SMP Muhammadiyah 3 Bandar Lampung. Data were collected through tests, observations, interviews, and documentation, then analyzed quantitatively and qualitatively. The results showed a significant improvement in students’ maharah kalam, indicated by the increase in classical mastery from 0% in the pre-cycle to 15.63% in cycle I and reaching 90.63% in cycle II. The findings indicate that Vlog media is effective in creating a more participatory, communicative, and experience-based learning process. The implication of this study highlights the importance of optimizing information and communication technology-based media in teaching maharah kalam. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya maharah kalam siswa yang tidak hanya disebabkan oleh keterbatasan penguasaan linguistik, tetapi juga minimnya ruang praktik berbicara yang autentik dan berkelanjutan dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menerapkan media Vlog sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab siswa. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas IX B SMP Muhammadiyah 3 Bandar Lampung. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan maharah kalam siswa, ditandai dengan kenaikan ketuntasan klasikal dari 0% pada pra-siklus menjadi 15,63% pada siklus I dan mencapai 90,63% pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa media Vlog efektif dalam menciptakan pembelajaran yang lebih partisipatif, komunikatif, dan berbasis pengalaman. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya pemanfaatan media berbasis teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran maharah kalam.