Tiara Nabila
Universitas Jambi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perspektif Pelaku UMKM Kuliner Tentang Dampak Media Sosial Dalam Keberlanjutan Usaha (Studi Fenomenologi Pada Pelaku Usaha Perempuan Bolen Ummu Habibah) Tiara Nabila; Mayasri Mayasri; Sudawan Supriadi
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.502

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya penggunaan media sosial dalam kegiatan usaha UMKM kuliner sebagai upaya mempertahankan keberlanjutan usaha di tengah perkembangan digital dan perubahan perilaku konsumen. Media sosial tidak hanya digunakan sebagai sarana promosi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam aktivitas usaha untuk membangun hubungan dengan pelanggan dan memperluas jangkauan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif pelaku UMKM kuliner perempuan Bolen Ummu Habibah tentang dampak media sosial dalam keberlanjutan usaha serta pengalaman pelaku usaha dalam menggunakan media sosial untuk mempertahankan keberlanjutan usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pemilik usaha, karyawan, dan konsumen Bolen Ummu Habibah. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial dipahami sebagai kebutuhan usaha, sarana pemasaran, penunjang penjualan, serta media interaksi dengan pelanggan. Penggunaan media sosial memberikan dampak terhadap keberlanjutan usaha pada dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan. Pada dimensi ekonomi, media sosial membantu meningkatkan penjualan, pendapatan, dan jangkauan pasar. Pada dimensi sosial, media sosial memperkuat interaksi, kepercayaan, dan loyalitas pelanggan. Pada dimensi lingkungan, media sosial berkaitan dengan efisiensi bahan produksi, penggunaan bahan lokal, dan transparansi proses produksi. Pengalaman pelaku usaha dalam menggunakan media sosial juga membentuk kemampuan adaptasi, inovasi, serta daya tahan usaha terhadap kondisi pasar yang tidak stabil. Namun, penggunaan media sosial masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu, pengelolaan konten, dan inkonsistensi penggunaan media sosial. Dengan demikian, media sosial memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan usaha UMKM kuliner perempuan di era digital.