Riza Puji Wahyuni
Universitas Airlangga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Grounded Theory Dalam Penelitian Kebijakan Publik: Tinjauan Sistematis Atas Variasi Pendekatan Dan Implikasinya Bagi Studi Kebijakan Publik Riza Puji Wahyuni
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.723

Abstract

Grounded Theory merupakan salah satu metode penelitian kualitatif yang berfokus pada pengembangan teori berdasarkan data empiris. Seiring perkembangannya, Grounded Theory mengalami berbagai modifikasi yang melahirkan beragam variasi pendekatan dengan karakteristik metodologis dan landasan filosofis yang berbeda. Namun demikian, kajian yang membahas relevansi berbagai variasi Grounded Theory dalam penelitian kebijakan publik masih relatif terbatas. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan Grounded Theory serta menganalisis relevansi berbagai variasi pendekatannya dalam penelitian kebijakan publik. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menelaah berbagai literatur yang membahas perkembangan Grounded Theory, variasi pendekatannya, serta penerapannya dalam studi kebijakan publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap variasi Grounded Theory memiliki karakteristik dan fokus analisis yang berbeda sehingga menawarkan kontribusi yang beragam dalam penelitian kebijakan publik. Emergent Grounded Theory relevan untuk mengeksplorasi isu kebijakan yang masih berkembang, Systematic Grounded Theory sesuai untuk menganalisis proses kebijakan, Constructivist Grounded Theory bermanfaat untuk memahami makna dan persepsi aktor kebijakan, sedangkan Situational Grounded Theory mampu menjelaskan hubungan antara aktor, institusi, dan struktur dalam sistem kebijakan. Selain itu, perkembangan Grounded Theory dalam studi kebijakan publik juga menghasilkan kerangka analisis yang lebih sistematis melalui integrasi Grounded Theory, Soft Systems Methodology, dan Policy Subsystem Framework. Oleh karena itu, pemahaman terhadap berbagai variasi Grounded Theory menjadi penting untuk membantu peneliti memilih pendekatan yang sesuai dengan karakteristik fenomena kebijakan yang diteliti.