Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM MELALUI SIMULASI ICE BREAKING BERBASIS KONTEKS UNTUK PENINGKATAN PENGAJARAN KREATIF GURU I Ketut Wardana; Anak Agung Putu Arsana; Ida Ayu Praba Iswari Dewi; Komang Wiliani; Feti Filman Laoli
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i2.40318

Abstract

ABSTRAKPendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) diyakini mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, namun implementasinya di kelas masih menghadapi berbagai kendala. Salah satu penyebabnya adalah belum optimalnya pemanfaatan context-based ice breaking oleh guru sebagai strategi yang dapat meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan kesiapan kognitif siswa dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan menerapkan teknik context-based ice breaking yang mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan bermakna. Mitra kegiatan adalah 30 guru SMA Negeri 11 Denpasar yang berasal dari berbagai mata pelajaran. Kegiatan didampingi oleh dua dosen dan tiga mahasiswa. Pelaksanaan diawali dengan koordinasi dan identifikasi kebutuhan bersama pihak sekolah untuk menentukan materi pendampingan yang sesuai. Selanjutnya dilakukan persiapan berupa penyusunan materi, instrumen evaluasi, dan perangkat pelatihan. Kegiatan inti dilaksanakan melalui workshop yang mengombinasikan metode ceramah dan praktik langsung. Guru diberikan pemahaman mengenai konsep context-based ice breaking serta kesempatan untuk merancang dan mempraktikkan berbagai teknik yang relevan dengan konteks pembelajaran. Setelah workshop, dilakukan pendampingan implementasi serta monitoring dan evaluasi melalui pre-test, post-test, dan refleksi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru setelah mengikuti pelatihan. Nilai rata-rata peserta meningkat dari 72,47 pada pre-test menjadi 78,63 pada post-test dengan selisih 6,17 poin. Hampir seluruh peserta mengalami peningkatan skor, dengan peningkatan tertinggi mencapai 25 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan context-based ice breaking efektif dalam meningkatkan pemahaman, motivasi, dan kesiapan guru untuk menciptakan suasana pembelajaran yang lebih aktif, menyenangkan, dan mendukung penerapan pembelajaran mendalam di kelas.Kata kunci: Pembelajaran Mendalam; Ice Breaking; Pembelajaran Bermakna. ABSTRACTThe deep learning approach is widely recognized for its potential to enhance students’ critical thinking skills; however, its implementation in classrooms still faces several challenges. One contributing factor is the limited use of context-based ice breaking by teachers as a strategy to increase student engagement, motivation, and cognitive readiness during the learning process. This community service program aimed to enhance teachers’ competencies in designing and implementing context-based ice-breaking techniques that support more interactive and meaningful learning experiences. The program involved 30 teachers from SMA Negeri 11 Denpasar representing various subject areas. The activities were facilitated by two lecturers and three university students. The implementation began with coordination and needs assessment meetings with the school to identify challenges and determine appropriate training materials. This was followed by the preparation of training resources, evaluation instruments, and instructional materials. The main activity consisted of a workshop combining lectures and hands-on practice. Participants were introduced to the concept of context-based ice breaking and were given opportunities to design and practice various techniques relevant to their classroom contexts. Following the workshop, implementation assistance, monitoring, and evaluation were conducted through pre-tests, post-tests, and participant reflections. The results demonstrated an improvement in teachers’ competencies after participating in the program. The average score increased from 72.47 on the pre-test to 78.63 on the post-test, representing a gain of 6.17 points. Nearly all participants showed improvement, with the highest increase reaching 25 points. These findings indicate that context-based ice-breaking training is effective in enhancing teachers’ understanding, motivation, and readiness to create more active and enjoyable learning environments that support the implementation of deep learning in the classroom. Keywords: Deep Learning;  Ice Breaking; Meaningful Learning.