Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Learning Organization terhadap Kinerja dan Kepuasan Kerja PPPK: Bukti Empiris dari Badan Kepegawaian Negara Ika Ardhile Nugrahaningtyas; Naili Zulianti
JOM Vol 7 No 2 (2026): Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences, June
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ijhass.v7i2.9228

Abstract

This study examines the effect of learning organization (LO) on job satisfaction and individual performance of Government Employees under Work Agreements (PPPK) at Indonesia's National Civil Service Agency (BKN), as well as the mediating role of job satisfaction in this relationship. Empirical evidence on LO has been largely concentrated in private-sector and Western settings, leaving its nomological network among contract-based public sector employees in developing countries insufficiently examined. Drawing on Social Exchange Theory (SET) and the Job Demands-Resources (JD-R) Model, this study proposes that LO enhances both job satisfaction and performance, with job satisfaction functioning as a mediating mechanism. A quantitative, cross-sectional survey was administered to 107 PPPK across all work units at BKN through total sampling. LO was measured using the adapted DLOQ (43 items), performance using the IWPQ (18 items), and job satisfaction using a three-item global evaluation instrument. Data were analyzed via PLS-SEM using SmartPLS 4. All four hypotheses were supported: LO positively influenced performance (β = 0.424, p < 0.001) and job satisfaction (β = 0.437, p < 0.001); job satisfaction positively influenced performance (β = 0.499, p < 0.001); and job satisfaction significantly mediated the LO-performance relationship (β = 0.219, p < 0.001). These findings extend LO theory to contract-based public sector employment and offer actionable implications for PPPK competency development policy.
Evaluasi Atas Implementasi Learning Management System Pada Kementerian Dalam Mendukung Continuous Learning Menggunakan Model CIPP Naili Zulianti; Ananta Brima Yoga; Indah Mustika Choirum; Zalfa Ghaffara Rahman
Jurnal Manajemen dan Pemasaran Digital Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Pemasaran Digital (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpd.v4i2.633

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi Kemenkeu Learning Center (KLC) sebagai Learning Management System (LMS) terhadap pengembangan kompetensi pegawai dan pembentukan budaya continuous learning di lingkungan Kementerian Keuangan. Transformasi digital menuntut Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memiliki kompetensi adaptif yang berkelanjutan, sehingga ketersediaan platform pembelajaran terintegrasi menjadi kebutuhan esensial. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran (mixed methods) dengan desain sequential explanatory. Data kuantitatif dikumpulkan melalui survei terhadap 104 pegawai pengguna KLC dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM), yang selanjutnya diperdalam melalui wawancara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi KLC secara efektif meningkatkan kompetensi pegawai dan mendorong perilaku belajar berkelanjutan. Variabel Product terbukti memiliki pengaruh paling dominan, terutama melalui peningkatan kinerja dan efisiensi pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan pembelajaran digital tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknologi, melainkan juga diintervensi oleh dukungan kebijakan, penguatan literasi digital, serta peran kepemimpinan dalam memperkuat ekosistem belajar yang berkelanjutan di organisasi sektor publik. Penelitian ini diharapkan berkontribusi pada literatur pengembangan SDM sektor publik dan memberikan implikasi praktis bagi optimalisasi manajemen pembelajaran digital terintegrasi.