Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERBANDINGAN TINGKAT KESEMPATAN KERJA PADA USAHATANI NANAS DI KECAMATAN MASBAGIK DAN KECAMATAN PRINGGASELA Nia Amrina Rosada; Taslim Sjah; Hayati
Journal of Multidiscipline and Equality Vol. 3 No. 1 (2026): Journal of Multidiscipline and Equality
Publisher : CV. Cendekiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/jme.v3i1.750

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) menganalisis tingkat kesempatan kerja pada usahatani nanas di Kecamatan Masbagik, (2) menganalisis tingkat kesempatan kerja pada usahatani nanas di Kecamatan Pringgasela, dan (3) menganalisis perbandingan penggunaan tenaga kerja dalam keluarga dan tenaga kerja luar keluarga pada usahatani nanas di Kecamatan Masbagik dan Kecamatan Pringgasela. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Unit analisis dalam penelitian ini adalah usahatani nanas di Kabupaten Lombok Timur. Penentuan daerah sampel penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling yaitu di Kecamatan Masbagik dan Kecamatan Pringgasela. Penentuan jumlah responden menggunakan quota sampling dengan jumlah responden sebanyak 40 orang yang terdiri atas 20 orang di Kecamatan Masbagik dan 20 orang di Kecamatan Pringgasela. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif yang bersumber dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode survei. Analisis data menggunakan analisis kesempatan kerja yang dihitung dalam Hari Kerja Orang (HKO), uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat kesempatan kerja pada usahatani nanas di Kecamatan Masbagik mencapai 329,67 HKO per hektare, yang terdiri atas 93,07 HKO TKDK dan 236,60 HKO TKLK; (2) tingkat kesempatan kerja pada usahatani nanas di Kecamatan Pringgasela sebesar 261,36 HKO per hektare yang terdiri atas 103,82 HKO TKDK dan 157,54 HKO TKLK; dan (3) Perbandingan tingkat kesempatan kerja pada usahatani nanas di Kecamatan Masbagik dan Kecamatan Pringgasela berdasarkan Uji Mann–Whitney U menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,850 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam tingkat kesempatan kerja antara kedua kecamatan. Meskipun secara deskriptif total penggunaan tenaga kerja di Kecamatan Masbagik (329,67 HKO/ha) lebih tinggi dibandingkan Kecamatan Pringgasela (261,36 HKO/ha), perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik. Selain itu, penggunaan tenaga kerja luar keluarga (TKLK) lebih dominan dibandingkan tenaga kerja dalam keluarga (TKDK) di kedua kecamatan, yang menunjukkan bahwa usahatani nanas memiliki peran penting dalam menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat di sekitar wilayah usahatani.