Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendampingan Pembuatan Saluran Drainase Terintegrasi untuk Mengurangi Genangan Air di RT.05 RW.09 Pedurungan Lor Muhammad Latif; Lilla Angraini; Galih Widyarini; Diah Rahmawati
Mitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin (MJPMM) Vol. 2 No. 2 (2026): September
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/mjpmm.v2.i2.1

Abstract

Saluran drainase merupakan infrastruktur penting dalam mengalirkan air limbah rumah tangga dan limpasan air hujan menuju saluran utama agar tidak menimbulkan genangan maupun banjir. Permasalahan drainase terjadi di wilayah RT.05 RW.09 Pedurungan Lor, Kota Semarang, akibat kondisi saluran yang kurang tertata dan kapasitas saluran yang belum memadai. Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya genangan air, terutama saat intensitas hujan tinggi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan memberikan pendampingan teknis kepada warga dalam perencanaan dan pembuatan saluran drainase yang efektif dan terintegrasi. Metode pelaksanaan meliputi survei lapangan, pemetaan wilayah, diskusi teknis bersama warga, sosialisasi pentingnya sistem drainase, serta pendampingan langsung dalam proses pembangunan saluran drainase. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa saluran drainase dengan dimensi 50 cm × 40 cm × 50 cm mampu memperlancar aliran air limbah rumah tangga dan mengurangi genangan air di lingkungan warga. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemeliharaan drainase dan partisipasi gotong royong dalam menjaga lingkungan. Dengan adanya pendampingan ini, sistem drainase di wilayah RT.05 RW.09 Pedurungan Lor menjadi lebih tertata, aliran air lebih lancar, dan lingkungan menjadi lebih nyaman serta bebas dari genangan air.
Pengujian Kekuatan Sambungan Tipe TP 1 Menggunakan Kayu Kersen sebagai Bahan Konstruksi Muhammad Latif; Lilla Angraini; Sriwanto Sriwanto
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2025): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i2.7395

Abstract

Kayu merupakan material konstruksi alami yang banyak digunakan terutama di wilayah pedesaan karena harganya terjangkau, mudah dibentuk, dan memiliki nilai estetika tinggi. Salah satu jenis kayu yang potensial namun jarang dimanfaatkan adalah kayu kersen (Muntingia calabura). Penelitian ini bertujuan untuk menguji kekuatan sambungan tipe TP 1 menggunakan kayu kersen melalui pengujian laboratorium terhadap sifat fisik dan mekanik kayu. Metode yang digunakan meliputi pengujian kerapatan, berat jenis, kuat lentur, dan kekuatan sambungan tipe TP 1 menggunakan paku berdiameter 0,2 cm. Sampel kayu kersen diambil dari pohon berumur ≥10 tahun. Hasil pengujian menunjukkan kerapatan rata-rata sebesar 0,49 g/cm³, berat jenis 0,40 g/cm³, dan kuat lentur sebesar 27,54 MPa. Adapun kekuatan sambungan TP 1 tercatat sebesar 365 kg, yang menempatkan kayu kersen dalam kategori kayu kelas 3 dengan tingkat kekerasan sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa kayu kersen layak digunakan sebagai alternatif bahan sambungan dalam konstruksi ringan seperti kusen pintu dan jendela. Direkomendasikan agar penelitian lanjutan mengeksplorasi variasi tipe sambungan dan perlakuan pengawetan untuk meningkatkan daya tahan kayu dalam jangka panjang.
Pelatihan Pengujian Daya Dukung Tanah Menggunakan Alat Dynamic Cone Penetrometer (DCP) bagi Siswa SMK N 3 Semarang Muhammad Latif; Lilla Angraini; Diah Rahmawati; Galih Widyarini
Mitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin (MJPMM) Vol. 2 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/mjpmm.v2.i1.1

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMK N 3 Semarang dalam melakukan pengujian daya dukung tanah menggunakan alat Dynamic Cone Penetrometer (DCP). Pengujian DCP merupakan metode sederhana dan efisien untuk menentukan nilai California Bearing Ratio (CBR) tanah dasar yang penting dalam perencanaan konstruksi jalan dan bangunan. Mitra kegiatan, yaitu jurusan Konstruksi Gedung dan Properti SMK N 3 Semarang, menghadapi keterbatasan pemahaman serta pengalaman praktis dalam penggunaan alat uji DCP. Kegiatan dilaksanakan melalui metode pelatihan yang meliputi pemberian materi teori, demonstrasi penggunaan alat, serta praktik langsung di lapangan. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest guna mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan siswa, dengan rata-rata peningkatan pemahaman sebesar 87,88%. Pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap kesiapan siswa menghadapi dunia kerja di bidang konstruksi serta memperkuat kompetensi praktis dalam pengujian tanah.
Assessment of Filtered Water Quality Using a Simple Filtration System in Kalikayen Village, Semarang Regency Sriwanto; Hendra Masvika; Lilla Angraini; Bambang Tutuko
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 10 No. 2 (2026): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v10i2.18489

Abstract

Access to water with acceptable quality remains an important issue in rural communities that rely on surface water or groundwater for domestic activities. This study evaluated the performance of a simple gravity-fed filtration system using gravel, silica sand, activated carbon, and manganese zeolite as filter media for improving water quality in Kalikayen Village, East Ungaran District, Semarang Regency. Water samples were collected before and after filtration and analyzed at the Health Laboratory Technical Implementation Unit of Semarang City for total ammonia, biochemical oxygen demand (BOD), chemical oxygen demand (COD), total suspended solids (TSS), and pH. The results showed that filtration reduced total ammonia from 0.78 to 0.17 mg/L and TSS from 50 to 3 mg/L, indicating substantial removal of suspended and ammonia-related contaminants. However, BOD increased from 0.44 to 1.19 mg/L, while COD remained below 0.50 mg/L before and after filtration. The pH decreased slightly from 7.60 to 7.46 but remained near neutral. Overall, the multi-media filtration system substantially improved selected water-quality characteristics, particularly TSS and total ammonia, although the increase in BOD indicates that further investigation of organic matter behavior and filter operation is required. The findings demonstrate the potential of a low-cost gravity-fed filtration system as a practical preliminary water-treatment option for rural communities.