Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Serat Sabut Kelapa Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Lentur Beton Purwanto Purwanto; Diah Rahmawati; Sutarno Sutarno
Teknika Vol 16, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.232 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v16i2.4224

Abstract

Beton merupakan bahan yang sering digunakan dalam dunia konstruksi. Beton memiliki karakteristik kuat dalam menahan gaya tekan, namun lemah dalam menahangayatarik dan lentur. Untuk dapat memperbaiki karakteristik dari gaya tarik dan lentur beton tersebut, maka dibuat beton dengan campuran  beton serat sabut kelapa dengan panjang serat 2 cm dengan mutu beton 20 MPa dengan prosentase penambahan serat sebesar 0%, 1%, dan 2% dari volume beton.Pengujian meliputi uji kuat tekan dan uji lentur. Untuk uji tekan beton dengan menggunakan benda uji silinder ukuran 15x30 cm. Sedangkan untuk uji lentur dengan menggunakan balok beton dengan ukuran 15x15x60 cm.Hasil pengujian diperoleh kuat tekan beton rata-rata untuk balok serat sabut kelapa 0% sebesar 237,79 kg/cm2, balok serat sabut kelapa 1% sebesar 228,73 kg/cm2, balok serat sabut kelapa 2% sebesar 212,88 kg/cm2. Dari hasil tersebut menunjukkan adanya penurunan kuat tekan beton, untuk penambahan serat sabut 1% turun 9,06% sedangkan penambahan serat sabut 2% turun 24,91%. Sedangkan kuat lentur rata-rata untuk balok serat sabut kelapa 0% sebesar 19,20 kg/cm2, balok serat sabut kelapa 1% sebesar 21,60 kg/cm2, dan balok serat sabut kelapa 2% sebesar 21,73 kg/cm2. Dari hasil tersebut menunjukan ada kenaikan untuk lenturnya, penambahan 1% mengalami kenaikan 2,4% dan 2% mengalami kenaikan 2,53%.    
TINJAUAN METODE PEMBAYARAN KARTU TOL ELEKTRONIK (LOKASI DI GERBANG TOL BANYUMANIK, JALAN TOL SEMARANG-SOLO) Seno Suharyo; Wardana Galih Pamungkas; Diah Rahmawati
Teknika Vol 13, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.314 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v13i2.1315

Abstract

Jalan tol saat ini memiliki peran yang penting dalam mengefisienkan waktu tempuh perjalanan kendaraan roda 4 (empat) atau lebih dari satu tempat ke tempat yang lain. Sistem pembayaran tol juga ikut berkembang seiring bertambahnya jumlah kendaraan yang melewati jalan tol. Kartu tol elektronik menjadi satu-satunya metode pembayaran yang digunakan di semua gardu tol. Semua golongan kendaraan melakukan transaksi pembayaran tol menggunakan kartu tol elektronik. Mengenai efektifitas penggunaan kartu ini untuk semua jenis golongan kendaraan akan menjadi topik penelitian ini.Metode penelitian yang digunakan adalah dengan survei lapangan dan melakukan wawancara. Hasil survei akan dianalisa untuk mengetahui tingkat kinerja pelayanan gardu tol.Dari hasil rekapitulasi data sekunder pada data lalu lintas Gerbang Tol Banyumanik tanggal 5, 7, 8, 9, 10, 11, dan 12 Mei 2018, total jumlah transaksi pembayaran menggunakan uang tunai sebesar 2.370 transaksi, sedangkan total jumlah transaksi pembayaran menggunakan kartu tol elektronik (e-toll card) sebesar 112.300 transaksi. Secara prosentase diperoleh perbandingannya sebesar 2% transaksi tunai berbanding 98% transaksi menggunakan kartu tol elektronik (e-toll card).Untuk hasil survai diketahui tingkat kedatangan kendaraan arah keluar (exit) sebanyak 1985 kendaraan, tingkat pelayanan rata-rata kendaraan di gardu arah keluar (exit) sebesar 253 kendaraan/jam, dengan jumlah gardu pelayanan sebanyak 6 gardu. Rasio tingkat kedatangan dengan tingkat pelayanan (ρ) adalah 1,3. Dengan nilai rasio tingkat kedatangan dibanding tingkat pelayanan gardu tol lebih besar dari 1 (), maka dapat diartikan bahwa pada Gerbang Tol Banyumanik jalur keluar (exit) mengalami antrian yang cukup panjang. Salah satu alternatif cara untuk mengurangi panjang antrian adalah dengan mengalihkan sejumlah gardu tol arah masuk (entry) untuk dipakai menjadi gardu tol arah keluar (exit), dengan tetap menyediakan minimal 1 (satu) gardu tol arah masuk (entry). Hal lain adalah diperlukan kesadaran pengguna kendaraan dalam memastikan kartu tol elektronik selalu terisi saldo yang cukup. Kata kunci : kartu tol elektronik, gerbang tol, tingkat pelayanan
Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Kontraktor Dalam melakukan Penawaran Pada Lelang Sistem E- Procurement Hendra Masvika; Misbakhus Siddiq; Hari Setijo Pudjihardjo; Diah Rahmawati
Teknika Vol 10, No 1 (2015): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1059.721 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v10i1.754

Abstract

Sektor konstruksi mempunyai pengaruh yang signifikan dalam mendorong pertumbuhan perekonomian nasional. Pengadaan jasa konstruksi dengan dana dari APBN, APBD maupun sumber dana lainnya yang berasal loan dari pihak ketiga dengan nilai yang relatif besar, menjadi daya tarik tersendiri bagi penyedia jasa konstruksi untuk ikut ambil bagian sesuai dengan kualifikasi dan kemampuan yang dimiliki. Penelitian ini menggunakan metode survey kuisioner dengan cara menjaring pendapat atau presepsi, pengalaman dan sikap responden mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kontraktor dalam melakukan penawaran pada lelang sistem e-procurement. Hasil penelitian yaitu  lelang sistem e-procurement, kontraktor harus mempelajari dokumen kontrak untuk menghindari ketidakpastian perhitungan volume pekerjaan didalam HPS. Kemampuan finansial owner merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh bagi kontraktor dalam melakukan penawaran pada lelang sistem e-procurement
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PEMBANGUNAN BENDUNG GERAK KANAL BANJIR BARAT KOTA SEMARANG DAN DAMPAKNYA TERHADAP LINGKUNGAN Ana Fatchiyati; Diah Rahmawati; Lila Anggraini
Teknika Vol 14, No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.987 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v14i1.1518

Abstract

ABSTRAKDalam pelaksanaan pembangunan proyek konstruksi, sering mengalami berbagai hambatan yang timbul oleh risiko yang terjadi dimana hal tersebut mengakibatkan tidak tercapainya kinerja kualitas pencapaian hasil pekerjaan kontraktor seperti yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan faktor risiko terhadap biaya dan waktu yang berpengaruh pada tahap pelaksanaan konstruksi serta mengetahui dampak, dan respon risiko yang harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pencapaian hasil pekerjaan. Pada penelitian ini dilakukan identifikasi risiko, analisis risiko dan respon risiko pada proyek konstruksi Pembangunan Bendung Gerak Kanal Banjir Kanal Barat Kota Semarang. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan cara survei dan menyebarkan kuesioner kepada kontraktor dan para pihak yang terlibat (stake holder). Penilaian frekuensi/probabilitas risiko dan penilaian dampak risiko menggunakan Severity Index, sedangkan untuk analisis risiko menggunakan Probability Impact Matrix. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan ditemukan 6 variabel faktor risiko yang dominan terhadap waktu dan biaya pada tahap pelaksanaan konstruksi yaitu kesulitan saat proses galian, kerusakan peralatan mesin dan perlengkapan proyek, perubahan desain menyesuaikan keadaan dilapangan, ketersediaan jumlah material, kondisi tanah yang tidak stabil, dan cuaca yang tidak menentu.
ANALISA PERILAKU PENGGUNA ANGKUTAN UMUM PENUMPANG ANTARMODA KERETA API KALIGUNG SEMARANG-TEGAL wardana galih pamungkas; diah rahmawati; lila anggraini
Teknika Vol 15, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.151 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v15i1.2021

Abstract

Transportasi menjadi fasilitas pertumbuhan sangat penting dan vital dalam menjamin perputaran roda ekonomi, memperkokoh integritas suatu bangsa dan negara, dan mempengaruhi segi kehidupan masyarakatnya. Arti penting aktivitas transportasi dapat ditunjukkan dengan tingginya angka kebutuhan dan pemenuhan pelayanan angkutan umum bagi pergerakan manusia dan barang sebagai dampak tumbuh dan berkembangnya penduduk serta peningkatan pemukiman pada kota-kota besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perilaku dari pengguna jasa transportasi angkutan umum penumpang antarmoda Kereta Api Kaligung Semarang-Tegal. Data yang dikumpulkan dilakukan dengan interview serta dengan penyebaran kuisioner. Responden yang dimaksud adalah pengguna jasa transportasi yang melakukan perpindahan/melanjutkan perjalanan dari moda transportasi awal dengan kereta api. Analisa yang dilakukan dengan model analisis PLS (Partial Least Squar e). Dari hasil analisa tersebut dapat diusulkan pengembangan sarana transportasi umum antarmoda akan kebutuhan penggunaan Kereta Api Kaligung saat ini harus menjadi perhatian utama. Serta suatu rekomendasi mengenai penelitian lanjutan yang berkaitan dengan frekwensi perjalanan Kereta Api Kaligung yang didasarkan pada penawaran dan permintaan dari perilaku pengguna jasa Kereta Api Kaligung. Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan pengguna jasa transportasi umum penumpang antarmoda Kereta Api Kaligung merasa nyaman, aman, dan lebih menguntungkan yang didasarkan pada ketepatan jadwal perjalanan, jarang adanya gangguan dalam perjalanan, serta biaya yang dikeluarkan relatif lebih murah. 
Assessing Highrise Building Construction in Semarang Using Green Construction Site Index (GCSI) Ferry Firmawan; Hari Setijo Pudjihardjo; Diah Rahmawati
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 1 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.737 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i1.11291

Abstract

As the demand for housing increases, building construction ignore the adverse implication exposed to the environment. The objective of the study was to analyze the performance of the ongoing construction projects implementing the green construction concept. The tool applied was the Green Construction Site Index (GCSI) to assess five construction projects categorizing into three groups or specifications (uncommercialized, non-residential building; commercial, residential building; and commercial, non-residential building). The index of efficiency, productivity, and awareness upon three types of buildings was 4.06, 4.49, and 4.31 respectively. Meanwhile, the overall index obtained by the construction project type I, II, and III was 4.07, 4.33, and 4.35 respectively. The tool might be considered an opportunity to contractors; although, further investigation on its application in other types of buildings is needed.
Pelatihan Dasar Software SketchUp Kepada Remaja RT.04 RW.01 Desa Pepe Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan Taufiq Zuda Nasukha; Ahmad Hakim Bintang Kuncoro; Diah Rahmawati; Talitha Zhafira
Jurnal Pengabdian KOLABORATIF Vol 1, No 2 (2023): July
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jpk.v1i2.5975

Abstract

The world of education is one of the sectors that has been affected and has undergone drastic changes in teaching and learning activities from face-to-face to online. The activities that students must participate in, namely the student study service (KKN), must also be carried out independently around their environment. In the current pandemic situation, teenagers in the village have much free time that can be filled with beneficial activities and increase knowledge and abilities, so it is necessary to carry out additional skills training. This KKN is a community service activity carried out by one of the students of the Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Semarang is conducting basic SketchUp software training for teenagers in RT.04 RW.01 Pepe Village, Tegowanu District, Grobogan Regency. KKN students conduct training by making videos to explain the material and doing hands-on practice from house to house with several teenagers in the village. The teenagers seemed enthusiastic and interested in the software used and in the world of civil engineering and architecture. The activity went smoothly and provided benefits in increasing knowledge and abilities after training.
Pengecatan Balai Pertemuan Kelurahan Muktiharjo Kidul Kecamatan Pedurungan Kota Semarang Muhammad Afan Tri Junianto; Diah Rahmawati; Nurti Kusuma Anggraini
Jurnal Pengabdian KOLABORATIF Vol 1, No 2 (2023): July
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jpk.v1i2.5990

Abstract

Building maintenance is an activity to maintain the reliability of the building and its infrastructure and facilities so that the building is always fit for function. A consistent building maintenance period has become a requirement that must be met, especially for buildings that are used commercially. As one part of the construction process, post-construction building maintenance has an important role to ensure the life of building construction. Lack of understanding of work methods, procedures, standardization of maintenance, and equipment used for maintenance activities of building elements also affects the age of building construction. This activity aims to carry out building maintenance in the form of repainting the meeting hall building to provide comfort and safety for the community, both for housing or residence, religious activities, business activities, social and cultural activities, and other special activities. The method used is in the form of socialization and direct practice of painting meeting halls. The result of this community service activity is that it has finished repainting the meeting hall of the Muktiharjo Kidul Village, Pedurungan District, Semarang City so that it looks more beautiful and comfortable.
Pendampingan Kegiatan Pavingisasi Perum Royal Semarang RT.05 RW.09 Pedurungan Lor Latif, Muhammad; Rahmawati, Diah; Pamungkas, Wardana Galih; Sutarno, Sutarno
TEMATIK Vol. 3 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v3i1.5333

Abstract

Untuk menstabilkan sarana dan prasarana penunjang lalu lintas darat bagi Warga Perum Royal Semarang RT.05 RW.09 Pedurungan Lor , Sebagai wujud ketersedian saran jalan yang baik dan nyaman untuk mobilitas dan pergerakan manusia . maka sistem jaringan jalan perlu diperhatikan maksimal. Guna menunjang kelancaran beraktifitas untuk meningkatkan kesejahteraan (Standar Nasional Indonesia T-14) .Warga Perum Royal semarang RT.05 RW.09 Pedurungan Lor. Oleh sebab itu  perencanaan, pembangunan, dan perbaikan perlu diperhatikan seefektif dan seefisien mungkin. Pembangunan ataupun perbaikan Jalan Reum Royal semarang Pedurungan Lor sangatlah penting artinya mengingat letak geografisnya hanya bisa dihubungkan dengan keberadaan jalan sebagai sarana penunjang yang sangat penting untuk pergerakan aktivitas warganya.Memperhatikan kondisi saat ini dalam rangka menunjang kelancaran untuk meningkatkan produktivitas, kenyaman berkendara, perjalanan, dan keindahan desa maka perlu adanya infrastruktur berupa jalan yang baik . Warga Jalan Perum Royal Semarang RT.05 RW.09 ,Pedurungan Lor  mempunyai permasalahan yaitu jalan desa (RT) yang mulai rusak (berlubang) serta permukaan jalan yang tidak rata (bergelombang). Jalan ini juga berfungsi untuk memperlancar akses menuju pusat  pelayanan pemerintahan, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi karena sebagai fasilitas sarana dan prasarana penunjang perekonomian yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, untuk meningkatakan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.Dalam Proses pavingisasi jalan perum Royal Semarang RT.05 RW.09, perlu diperhatikan alat, bahan, serta metode pelaksanaan yang sesuai pada lokasi tersebut. Kata kunci : Jalan, Paving , Warga RT.05 RW.09 
PENDAMPINGAN PEMBUATAN TOWER AIR PERUMAHAN ROYAL RT 05 RW 09 PEDURUNGAN, SEMARANG Rahmawati, Diah; Pamungkas, Wardana Galih; Latif, Muhammad
TEMATIK Vol. 1 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v1i2.3514

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan bagi setiap masyarakat. Hampir semua orang membutuhkan air bersih. Air digunakan untuk memasak, minum, mandi, wudlu dan lain sebagainya. Di Perumahan Royal RT 05 RW 09, sebuah perumahan yang berada di wilayah administratif Kelurahan Pedurungan Lor, Kecamatan Pedurungan, Semarang Timur kebutuhan air belum tercukupi. Hal tersebut karena belum tersedianya jaringan air PDAM. Kebutuhan air diperoleh warga dari sumur yang dimiliki. Namun pada musim kemarau, sumur-sumur warga mengering. Melihat kendala tersebut Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang menjalin kerjasama dengan Warga Perumahan Royal RT 05 RW 09 Kelurahan Pedurungan Lor, Kecamatan Pedurungan, Semarang Timur sebagai bentuk pengembangan sumber daya manusia untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat adalah untuk membantu warga dalam pendampingan pelaksanaan pembuatan tower air yang tepat hingga berdiri tower air yang dapat memenuhi kebutuhan air bagi warga. Metoda yang digunakan adalah memberikan pengarahan dan pendampingan pada saat pelaksanaan pembuatan tower air. Pengarahan dan pendampingan tersebut tentang bagaimana cara pemasangan tulangan dan bekisting, apakah jumlah tulangan dan jaraknya sudah sesuai dengan gambar perencanaan, apakah mutu betonnya sudah sesuai dan apakah sudah dilakukan perawatan beton. Untuk pekerjaan pendampingannya dimulai dari pengukuran, pekerjaan tanah, pekerjaan pondasi, pekerjaan beton, pemasangan tandon air dan instalasi pompa air dan listrik. Hasil dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yaitu berdirinya tower air. Dimana tower air tersebut menggunakan pondasi footplat dengan ukuran 60 x 60 cm. Kedalaman pondasi 1,5 m dari muka tanah. Beton yang digunakan yaitu K-250.