This Author published in this journals
All Journal JURNAL PRESTASI
Ashrafiany
Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Hasil Tes Fisik Atlet Sepak Takraw PPLP Gorontalo Ratna Dewi; Nurkhoiroh Siregar; Ashrafiany
JURNAL PRESTASI Vol. 10 No. 1 (2026): JURNAL PRESTASI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/yz36ka63

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan dan menganalisis kondisi fisik atlet sepak takraw PPLP Gorontalo secara objektif berdasarkan data hasil tes fisik. Adapun metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian adalah 12 atlet sepak takraw putra PPLP Gorontalo yang diperoleh dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penilaian menggunakan tes pengukuran kondisi fisik yaitu: (1) tes lari 20 meter, (2) tes agility shuttle run 8x3 meter, (3) tes vertical jump, (4) tes push up, (5) tes sit up, (6) tes sit and reach, serta (7) tes lari 300 meter dan VO2max bleep test. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa tes lari 20 meter rata-rata waktu 3,39 detik (rata-rata skor 5,00) kategori baik sekali, tes sit and reach rata-rata jangkauan 35,79 cm (rata-rata skor 4,58) kategori baik sekali, tes agility shuttle run (rata-rata 12,90 detik; skor 3,42), tes vertical jump (rata-rata 52,58 cm; skor 2,67), dan tes VO2Max bleep test (rata-rata 53,27 detik; skor 3,08) kategori cukup. Temuan yang paling kritis ditemukan pada komponen kekuatan otot: tes push up (rata-rata 29,75 kali; skor 2,08) dan tes sit up (rata-rata 33,33 kali; skor 1,42) keduanya dalam kategori kurang yang mengindikasikan kelemahan signifikan pada kekuatan otot bagian atas tubuh dan otot inti (core). Atlet sepak takraw putra PPLP Gorontalo menunjukkan keunggulan pada komponen kecepatan dan fleksibilitas, sementara kelincahan, daya ledak tungkai, dan daya tahan kardiorespirasi berada pada kategori cukup. Kekuatan otot lengan dan kekuatan otot perut menjadi komponen paling kritis yang memerlukan perbaikan segera.