Ratna Dewi
Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

SSB Mahardika's Offensive Tactics Giofandi Samin; Gilang Ramadan; Ardin Abdul Gani; Ratna Dewi; Iwan Fataha
JUARA : Jurnal Olahraga Vol 7 No 3 (2022): JUARA: Jurnal Olahraga
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/juara.v7i3.2696

Abstract

This study aims to produce a product development model for football attack tactics training at an early age and to increase the effectiveness of the ability to attack football tactics during competitions. This research is research and development carried out by adapting development research steps. This method begins with a needs analysis by developing an attack tactics training model with characteristics that match the results of the effectiveness test conducted at SSB Mahardika. Data were analyzed by descriptive quantitative on the rating scale. The number-based soccer attack tactic training model is used as a tool so that the players can increase their effectiveness against attacking abilities. Based on the results of the analysis in small group trials, it was found that the average choice was 76.67%; this stated that the attack tactics training model had a good category. In the large group trial, the middle option was 86.49%, which noted that the soccer attack tactics training model had a particular type. The soccer attack tactics training model based on the number of players is effective for increasing the ability of football tactics with a significance value of <0.05.
Analisis Hasil Tes Fisik Atlet Sepak Takraw PPLP Gorontalo Ratna Dewi; Nurkhoiroh Siregar; Ashrafiany
JURNAL PRESTASI Vol. 10 No. 1 (2026): JURNAL PRESTASI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/yz36ka63

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan dan menganalisis kondisi fisik atlet sepak takraw PPLP Gorontalo secara objektif berdasarkan data hasil tes fisik. Adapun metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian adalah 12 atlet sepak takraw putra PPLP Gorontalo yang diperoleh dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penilaian menggunakan tes pengukuran kondisi fisik yaitu: (1) tes lari 20 meter, (2) tes agility shuttle run 8x3 meter, (3) tes vertical jump, (4) tes push up, (5) tes sit up, (6) tes sit and reach, serta (7) tes lari 300 meter dan VO2max bleep test. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa tes lari 20 meter rata-rata waktu 3,39 detik (rata-rata skor 5,00) kategori baik sekali, tes sit and reach rata-rata jangkauan 35,79 cm (rata-rata skor 4,58) kategori baik sekali, tes agility shuttle run (rata-rata 12,90 detik; skor 3,42), tes vertical jump (rata-rata 52,58 cm; skor 2,67), dan tes VO2Max bleep test (rata-rata 53,27 detik; skor 3,08) kategori cukup. Temuan yang paling kritis ditemukan pada komponen kekuatan otot: tes push up (rata-rata 29,75 kali; skor 2,08) dan tes sit up (rata-rata 33,33 kali; skor 1,42) keduanya dalam kategori kurang yang mengindikasikan kelemahan signifikan pada kekuatan otot bagian atas tubuh dan otot inti (core). Atlet sepak takraw putra PPLP Gorontalo menunjukkan keunggulan pada komponen kecepatan dan fleksibilitas, sementara kelincahan, daya ledak tungkai, dan daya tahan kardiorespirasi berada pada kategori cukup. Kekuatan otot lengan dan kekuatan otot perut menjadi komponen paling kritis yang memerlukan perbaikan segera.
MOTIVASI ATLET BERPRESTASI Ratna Dewi; Noviana Putri Djua; Ardin Abdul Gani
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 9 No. 1: April 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/so.v9i1.65279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tingginya motivasi atlet cabang olahraga bulutangkis ditinjau dari faktor intrinsik dan faktor ektrinsik di PB Pelatkot Trisaka Kota Gorontalo. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan analisis deskriptif dimana dalam hal ini yang pertama dilakukan adalah mencari kevalidan data dan dilanjutkan dengan menggunakan standar deviasi variabel. Subyek dalam penelitian ini adalah Pelatkot pada PB Trisaka Kota Gorontalo yang berjumlah 20 atlet. Motivasi atlet berprestasi memiliki nilai dengan rata – rata 75,05. Jika ditinjau dari faktor intrinsik memiliki nilai dengan rata - rata sebesar 37,70 sedangkan ditinjau dari faktor ekstrinsik memiliki nilai dengan rata-rata sebesar 37,35.
Profile of the Refereeing Division of the Provincial Board of PBSI Gorontalo 2023 Ratna Dewi; Ardin Abdul Gani; Iwan Fataha; Giofandi Samin; Gilang Ramadan
Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSCE.07102

Abstract

ABSTRAK Wasit merupakan faktor yang sangat menentukan jalannya pertandingan sesuai aturan, jadi memang seorang wasit bulutangkis harus mengetahui berbagai hal terkait aturan bulutangkis yang benar dan segala fasilitas yang mendukung pertandingan, sarana prasarana pertandingan sertahal-hal yang terkait ke pertandingan. Metode dalam penelitian ini adalah metode survey deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah data seluruh wasit di PBSI Gorontalo. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semua wasit yang ada di PBSI Provinsi Gorontalo memiliki pengalaman dalam memimpin banyak pertandingan dan semuanya memiliki lisensi baik kota maupun provinsi. Kata Kunci: Wasit Bulu Tangkis ABSTRACT The referee is a very decisive factor for the course of the match according to the rules, so indeed a badminton referee must know various things related to the correct badminton rules and all the facilities that support the match, the match infrastructure as well as matters related to the match. The method in this research is a descriptive qualitative survey method. The results of this study are data on all referees in PBSI Gorontalo. The conclusion of this study is that all of the referees in the PBSI Gorontalo provincial management have experience in leading many matches and all of them have licenses for both the city and the province. Keywords: Badminton Referee
Pengaruh Senam Aerobic Low Impact Untuk Meningkatkan Kebugaran Pada Lansia Menopause Di Wilayah Kerja Puskesmas Bulango Kabupaten Bone Bolango Fidyawati Adam; Ratna Dewi; Iwan Fataha
Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSCE.09212

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam aerobic low impact terhadap peningkatan kebugaran jasmani pada lansia menopause di wilayah kerja Puskesmas Bulango Kabupaten Bone Bolango. Metode penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimen (Pre-test dan Post-test Design) dengan pemberian intervensi berupa latihan senam aerobic low impact selama empat minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu, masing-masing berdurasi 15–30 menit. Populasi penelitian meliputi seluruh lansia menopause di wilayah kerja Puskesmas Bulango dengan sampel sebanyak 30 orang, yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol, masing-masing 15 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kebugaran jasmani meliputi keseimbangan, CST (Chair Stand Test), kelincahan (8-FUGT), dan tes jalan 6 menit (6MWT). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan uji perbandingan antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelompok intervensi dibanding kelompok kontrol. Setelah mengikuti program senam aerobic low impact, mayoritas responden pada kelompok intervensi mengalami peningkatan kategori kebugaran dari sedang menjadi sangat baik, dengan perbaikan pada kekuatan otot tungkai, daya tahan, kelincahan, serta kapasitas kardiorespirasi. Hal ini menunjukkan bahwa senam aerobic low impact efektif meningkatkan kebugaran jasmani lansia menopause. Kesimpulan dari penelitian ini adalah senam aerobic low impact berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kebugaran jasmani pada lansia menopause. Disarankan agar kegiatan senam aerobic low impact dijadikan sebagai program rutin di Puskesmas untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan fisik lansia, serta didukung oleh keluarga dan masyarakat agar keberlanjutan kegiatan dapat terjaga. Kata Kunci: Senam Aerobic Low Impact, Kebugaran Jasmani, Lansia Menopause ABSTRACT This research aims to find out the effect of low impact aerobic gymnastics on the improvement of physical fitness in the menopausal elderly in the work area of the Bulango Health Center, Bone Bolango Regency. The research method used is pre-experimentation (Pre-test and Post-test Design) with the provision of intervention in the form of low-impact aerobic gymnastics exercises for four weeks with a frequency of three times per week, each for 15–30 minutes. The study population included all menopausal elderly in the work area of the Bulango Health Center with a sample of 30 people, which were divided into intervention and control groups, 15 people each. Data collection is carried out through physical fitness tests including balance, CST (Chair Stand Test), agility (8-FUGT), and a 6-minute walk test (6MWT). Data analysis using Wilcoxon test and comparison test between groups.The results of the study showed a significant increase in the intervention group compared to the control group. After participating in the low impact aerobic gymnastics program, the majority of respondents in the intervention group experienced an increase in the fitness category from medium to very good, with improvements in limb muscle strength, endurance, agility, and cardiorespiratory capacity. This shows that low impact aerobic gymnastics is effective in improving the physical fitness of the menopausal elderly.The conclusion of this study is that low impact aerobic gymnastics has a positive and significant effect on improving physical fitness in the menopausal elderly. It is suggested that low impact aerobic gymnastics activities should be used as a routine program at the Health Center to maintain and improve the physical health of the elderly, as well as supported by families and the community so that the sustainability of the activities can be maintained. Keywords: Low Impact Aerobic Gymnastics, Physical Fitness, Elderly Menopause