Penelitian ini membahas tentang kesamaan mendalam antara sistem ekonomi kapitalis dan sosialis serta paradoks yang muncul dari konvergensi kedua sistem tersebut di era modern. Selama ini kapitalisme dan sosialisme dipandang sebagai dua sistem ekonomi yang saling bertentangan karena perbedaan prinsip dalam kepemilikan sumber daya, mekanisme distribusi, dan peran negara. Namun, perkembangan globalisasi dan transformasi ekonomi dunia menunjukkan adanya kecenderungan kedua sistem untuk saling mengadopsi karakteristik masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesamaan fundamental antara kapitalisme dan sosialisme serta menjelaskan paradoks yang muncul dalam praktik ekonomi kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari berbagai literatur ilmiah berupa buku, artikel jurnal, dan dokumen akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapitalisme dan sosialisme memiliki kesamaan dalam peran negara sebagai penjamin stabilitas ekonomi, tujuan mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta kecenderungan mengarah pada sistem ekonomi campuran. Globalisasi telah mendorong terjadinya konvergensi kedua sistem sehingga batas ideologis di antara keduanya semakin kabur. Dengan demikian, keberhasilan pembangunan ekonomi modern lebih ditentukan oleh kemampuan mengintegrasikan efisiensi pasar dan perlindungan sosial daripada mempertahankan kemurnian ideologi ekonomi tertentu.