Perkembangan media sosial telah mengubah strategi pemasaran industri kecantikan, sehingga perusahaan dituntut mampu menciptakan konten yang informatif, menarik, dan membangun hubungan emosional dengan konsumen. Video content marketing dan storytelling menjadi strategi yang dinilai efektif dalam membentuk preferensi konsumen serta memengaruhi keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh video content marketing dan storytelling terhadap purchase decision melalui consumer preference pada konsumen produk Wardah di Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 386 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa video content marketing tidak berpengaruh signifikan terhadap purchase decision, tetapi berpengaruh positif dan signifikan terhadap consumer preference. Storytelling berpengaruh positif dan signifikan terhadap consumer preference maupun purchase decision. Selain itu, consumer preference berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase decision, namun tidak terbukti memediasi pengaruh video content marketing maupun storytelling terhadap purchase decision. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital yang efektif tidak hanya bergantung pada penyampaian informasi melalui konten video, tetapi juga pada kemampuan storytelling dalam membangun keterlibatan emosional dan preferensi konsumen. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi perusahaan untuk mengoptimalkan strategi pemasaran digital melalui pengembangan konten video dan storytelling yang relevan dengan karakteristik target konsumen guna meningkatkan daya saing merek di industri kecantikan.