Kiki Rawitri
Faculty of Pharmacy, Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah, Medan, Sumatera Utara, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Ibu Balita dalam Penatalaksanaan Diare dan Pencegahan Dehidrasi Berbasis Edukasi Kesehatan Ziza Putri Aisyia Fauzi; Cut Intan Annisa Puteri; Rahmadani; Kiki Rawitri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15767

Abstract

Diare masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita, terutama akibat komplikasi dehidrasi. Rendahnya pengetahuan ibu mengenai penatalaksanaan diare yang tepat, penggunaan oralit dan zinc, serta pengenalan tanda bahaya menjadi faktor yang berkontribusi terhadap tingginya risiko komplikasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam penatalaksanaan diare dan pencegahan dehidrasi melalui edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Maret 2026 di UPT Puskesmas Teladan, Kelurahan Teladan Barat, Kota Medan, dengan melibatkan 35 ibu balita sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi pembuatan oralit, simulasi identifikasi tanda dehidrasi, serta evaluasi menggunakan desain pre-test dan post-test. Media edukasi yang digunakan berupa presentasi, leaflet, dan booklet. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta dari 58,6 ± 12,4 pada pre-test menjadi 84,7 ± 9,8 pada post-test. Sebanyak 88,6% peserta mampu menjelaskan tanda-tanda dehidrasi dan 91,4% peserta mampu menyiapkan oralit dengan benar setelah kegiatan. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan ibu balita terkait penatalaksanaan diare dan pencegahan dehidrasi. Program edukasi kesehatan secara berkelanjutan perlu dilakukan melalui kolaborasi dengan kader posyandu dan puskesmas untuk meningkatkan kemampuan keluarga dalam penanganan awal diare pada balita.