Agustina Ranti
Institut Shanti Bhuana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SDN 09 RANGKANG PADA PEMBELAJARAN IPAS DALAM PERSPEKTIF GENDER Agustina Ranti; Silvester Silvester
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i3.12608

Abstract

This study aims to describe and analyze the learning motivation of fifth-grade students at SDN 09 Rangkang in IPAS (Science and Social Studies) learning from a gender perspective. The uneven distribution of learning motivation between male and female students is a problem that needs in-depth study so that teachers can design gender-responsive learning. The study used a descriptive qualitative approach with 21 fifth-grade students as subjects, consisting of 13 male and 8 female students. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the Miles, Huberman, and Saldana model encompassing data reduction, data presentation, and conclusion drawing, with validity tested through source triangulation. The results showed significant differences in learning motivation patterns between male and female students based on Sardiman (2023) six indicators of learning motivation. Female students generally show more stable and consistent motivation on the indicators of diligence in facing tasks, perseverance in facing difficulties, preferring to work independently, and ability to manage boredom on routine tasks. Meanwhile, male students are more enthusiastic about practice-based learning and more spontaneous in expressing opinions, although their motivation is more varied and situational. On the indicator of being able to maintain opinions, both gender groups still face self-confidence barriers with different characteristics. These findings imply the need for teachers to design gender-responsive, varied, and inclusive learning approaches so that all students' learning motivation can develop optimally. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis motivasi belajar siswa kelas V SDN 09 Rangkang pada pembelajaran IPAS ditinjau dari perspektif gender. Motivasi belajar yang tidak merata antara siswa laki-laki dan perempuan menjadi permasalahan yang perlu dikaji secara mendalam agar guru dapat merancang pembelajaran yang responsif gender. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 21 siswa kelas V yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pola motivasi belajar yang nyata antara siswa laki-laki dan perempuan berdasarkan enam indikator motivasi belajar menurut Sardiman (2023). Siswa perempuan secara umum menunjukkan motivasi yang lebih stabil dan konsisten pada indikator tekun menghadapi tugas, ulet menghadapi kesulitan, lebih senang bekerja mandiri, dan kemampuan mengendalikan kebosanan pada tugas-tugas rutin. Sementara itu, siswa laki-laki lebih antusias pada pembelajaran berbasis praktik dan lebih spontan dalam mengemukakan pendapat, meskipun motivasinya lebih variatif dan situasional. Pada indikator dapat mempertahankan pendapat, kedua kelompok gender masih menghadapi hambatan kepercayaan diri dengan karakteristik yang berbeda. Temuan ini mengimplikasikan perlunya guru merancang pendekatan pembelajaran yang responsif gender, variatif, dan inklusif agar motivasi belajar seluruh siswa dapat berkembang secara optimal.