Maya sari
UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INTEGRASI NILAI AL-QUR’AN DALAM TRANSFORMASI PEMIKIRAN WAHDAH AL-WUJUD IBNU ‘ARABI: KAJIAN TERHADAP SYEKH NAWAWI AL-BANTANI Maya sari
Al FAWATIH:Jurnal Kajian Al Quran dan Hadis Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alfawatih.v7i1.20388

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realitas bahwa seorang mufassir sering kali dipengaruhi oleh lingkungan intelektual tempat ia belajar dan berkembang. Dalam tradisi keilmuan Islam, tidak jarang seorang mufassir menjadikan karya mufassir sebelumnya sebagai rujukan utama dalam menyusun tafsirnya. Secara historis, pemikiran Muhyiddin Ibn Arabi diketahui menjadi salah satu sumber inspirasi bagi Syekh Nawawi al-Bantani dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an yang bercorak sufistik, khususnya dalam karya tafsirnya, Tafsir Marah Labid. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research), dengan sumber utama berupa Futuhat al-Makkiyah dan Tafsir Marah Labid. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teori transformasi intelektual dan metodologis dari Max Weber untuk melihat proses adaptasi dan kontekstualisasi pemikiran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi pemikiran Ibn Arabi dalam tafsir Nawawi al-Bantani dipengaruhi oleh tiga faktor utama. Pertama, faktor lingkungan intelektual dan tradisi pesantren yang membentuk corak sufistik dalam penafsiran Nawawi. Kedua, kedalaman metafisika tasawuf Ibn Arabi yang memberikan landasan spiritual dalam memahami ayat-ayat ketuhanan. Ketiga, kompatibilitas antara pendekatan tasawuf Ibn Arabi dengan prinsip syariat, sehingga tidak menimbulkan pertentangan teologis yang signifikan. Atas dasar inilah Nawawi al-Bantani mengadopsi dan mentransformasikan sebagian pemikiran Ibn Arabi dalam karya tafsirnya.